Menu

Mode Gelap
Kasus Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi, Polda Jatim Sita 279,45 Ton Pupuk Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi 20 Plus Media Online FSMN Siap untuk Publikasikan Aksi Korporasi dan Kegiatan Politik Anda Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun

Bisnis · 15 Mei 2022 10:40 WIB ·

Transjakarta Sepakat Kerja Sama dengan Switch Mobility Limited, Produsen Bus Listrik Inggris


					PT Transportasi Jakarta menandatangani MoU dengan penyedia sekaligus produsen bus berbasis listrik. (Instagram.com/@aniesbaswedan)
Perbesar

PT Transportasi Jakarta menandatangani MoU dengan penyedia sekaligus produsen bus berbasis listrik. (Instagram.com/@aniesbaswedan)

ARAH NEWS – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dengan penyedia sekaligus produsen bus berbasis listrik, Switch Mobility Limited di London, Jumat 13 Mei 2022 sore waktu setempat.

Penandatangan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, M Yana Aditya dan Chief Planning Officer Switch Mobility Limited, Sarwant Singht.

Penandatangan disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Prime Minister’s Trade Envoy to Indonesia, Richard Graham MP.

Dubes Indonesia untuk London, Desra Percaya; Asisten Perekonomian dan keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati; Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo; Direktur Operasi dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta, Yoga Adiwinarto.

“Melaui MoU ini kami berharap Transjakarta memiliki akses yang lebih luas ke penyedia bus elektrik tidak hanya lokal tapi juga berbagai belahan dunia lain, terutama Inggris.

Saat ini Inggris memiliki inovasi di bidang teknologi, pembiayaan serta model pengadaan yang berkembang pesat,” ujar Anies Baswedan, Gubenur DKI Jakarta, dalam keterangan tertulis.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, M Yana Aditya menyambut baik tercapainya MoU kerja sama tersebut.

Dengan begitu, pihaknya semakin yakin Transjakarta bisa mendukung capaian Net Zero Emission melalui kehadiran bus listrik sebagai transportasi publik di DKI Jakarta.

“Saat ini masih dalam tahap penjajakan dengan Switch Mobility Limited yang akan menguji coba bus mereka di jalur Transjakarta. Uji coba seuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang berlaku dari aspek pengujian dan standar operasional Transjakarta,” tambahnya.

Dilanjutkan Yana, proses uji coba diharap bisa terlaksana pada kuartal kedua di tahun 2023.

Selanjutnya apabila uji coba berjalan sesuai harapan, kedua belah pihak akan melanjutkan kerja sama secara resmi agar bus listrik bisa segera beroperasi melayani pelanggan.

Menurut Yana, sesuai Perjanjian Paris Agreement 2015, Pemerintah Indonesia menargetkan capaian Net Zero Emission pada 2060.

Sedangkan pada 2030 menetapkan Nationally Determined Contribution (NDC) dalam mengurangi emisi karbon sebesar 29 persen dan sebanyak 41 persen jika dengan bantuan asing.

“Salah satu faktor untuk mencapai target tersebut ialah dengan melakukan dekarbonisasi pada sektor transportasi.”

“Kami yakin capaian tersebut bisa direalisasi mengingat ke depan bus konvensional akan di elektrifikasi dan menggunakan bus berbasis listrik secara menyeluruh di 2030,” tandasnya.***

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Kasus Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi, Polda Jatim Sita 279,45 Ton Pupuk

17 Mei 2022 - 15:42 WIB

Netflix Hadapi Gugatan Pemegang Sahamnya di Pengadilan AS karena Jumlah Pelanggan Turun

9 Mei 2022 - 13:40 WIB

Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun

5 Mei 2022 - 10:45 WIB

Wakil Presìden Maruf Amin: Tindak Tegas Pelaku Ekspor Ilegal Minyak Sawit

24 April 2022 - 15:13 WIB

Demi Wujudkan Event Berkualitas, Kemenparekraf Gelar Workshop Pengelolaan Event Daerah

5 April 2022 - 09:18 WIB

Prabowo Teratas di Bursa Capres 2024, Elektabilitas Gerindra Meningkat Signifikan

29 Maret 2022 - 11:54 WIB

Trending di Bisnis