Siapakah Sebenarnya Sosok yang Berani Menusuk Kolonel Purn Sugeng Waras hingga 5 Kali

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 Januari 2023 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolonel Purnawirawan Sugeng Waras. (Instagram.com/@tjahjagunawan)

Kolonel Purnawirawan Sugeng Waras. (Instagram.com/@tjahjagunawan)

ARAHNEWS.COM – Teringat penusukan berulang-ulang yang menewaskan Letkol Purn TNI H. Muhammad Mubin.

Peristiwa yang terjadi di Lembang dilakukan oleh pengusaha keturunan Hernando alias Aseng yang disaksikan oleh ayah pelaku Ir. Sutikno.

Saat ini Hernando masih dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Negeri Bale Bandung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembunuhan berencana dapat dikenakan hukuman mati. Akan tetapi bukan mendahului vonis Hakim kelak.

Banyak pihak yang merasakan adanya kejanggalan dan aroma perlindungan di persidangan.

Kini penusukan terjadi lagi di Jalan Kolonel Masturi Cimahi jalan menuju Lembang pula.

Korban adalah Kol Purn TNI Sugeng Waras yang sengaja dikuntit dan ditusuk berulang-ulang.

Luka-luka pada paha memerlukan banyak jahitan dan perlu perawatan.

Bersyukur kondisi Kol Sugeng Waras terus membaik. TNI AD memberi perhatian besar atas kasus ini.

Telah ditangkap R salah satu pelaku yang menurut pengakuannya hanya membantu dan mendapat bayaran 500 ribu.

Pelaku utama berininsial I hingga kini belum tertangkap. Anehnya saat ditampilkan di depan publik R ini disembunyikan wajahnya.

“Mistery guest” yang harus ditebak sendiri oleh masyarakat. Preman, awam atau aparat?

Dugaan kuat bahwa penusukan ini dilakukan oleh komplotan yang sudah mengincar lama. Kol Purn TNI Sugeng Waras dikenal kritis terhadap pemerintah atau pihak lain.

Dengan penusukan yang terarah hanya untuk melukai maka patut diduga pelaku itu memang “profesional”.

Karenanya tampilan setelah tertangkap semestinya menjadi penting.

Sayangnya setelah tertangkap R ternyata ditutup wajahnya. Publik hanya tahu yang bersangkutan sudah tertangkap bermotivasi soal “bayaran” dan “hanya pengemudi”.

Seperti pendemo yang tidak mengerti untuk mendemo apa yang penting “50 ribu”.

Menjadi pertanyaan serius, untuk melukai secara akurat sesederhana itukah motifnya?

Kita yakin Kepolisian dapat lebih mendalami dan mengungkap segera kasus ini.

Letjen Purn TNI Doni Munardo Ketua Umum PPAD meminta secara khusus kepada aparat Kepolisian untuk dapat mengusut tuntas kasus penyerangan dan penusukan ini.

Meski yang menjadi korban adalah pribadi seorang purnawirawan TNI akan tetapi “keberanian” pelaku patut diuji motif lebih jauhnya.

Karena Kolonel Sugeng Waras juga adalah Ketua salah satu organisasi purnawirawan TNI.

Mulailah pihak Kepolisian membuka secara terbuka kepada publik wajah dari R.

Mungkin masyarakat ada yang dapat mengenali siapa R dan hubungan relasionalnya.

Untuk mengejar pelaku utama karena kasus ini akan menguap begitu saja jika pelaku utama hilang “permanen” sebagaimana Harun Masiku.

Perlu segera terungkap kasus ini agar tidak muncul purnawirawan-purnawirawan TNI lagi yang menjadi korban.

Sebab jika serangan terus tertuju, maka akan muncul dugaan bahwa memang ada PKI dibalik semua ini.

Oleh: M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

Pabrik KT&G di Indonesia Raih Sertifikat “ISO 45001”

Senin, 5 Jan 2026 - 23:19 WIB