Sungai Jawi-jawi dan Sungai Salo Karajae Meluap, Sejumlah Lokasi Kota Pare-Pare Kebanjiran

- Pewarta

Sabtu, 19 November 2022 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arus banjir terpantau cukup deras dari arah hulu menuju permukiman warga dan beberapa sudut kota. (Dok. BNPB)

Arus banjir terpantau cukup deras dari arah hulu menuju permukiman warga dan beberapa sudut kota. (Dok. BNPB)

ARAHNEWS.COM  –  Sungai Jawi-jawi dan Sungai Salo Karajae meluap mengakibatkan banjir di beberapa titik dan berdampak kepada 425 KK.

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kota Pare-pare pada Jumat (18/11) sejak pukul 04.00 sampai 17.30 WITA.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Pare-pare wilayah yang terdampak banjir meliputi Tegal, Kompleks BTN Zavaras di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.

Kemudian kompleks BTN Pondok Indah dan Kompleks Perumahan IK Residence di Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat.

Selanjutnya Lontang’e di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki. Berikutnya Kelurahan Wt. Bacukiki di Kecamatan Bacukiki dan Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.

Arus banjir terpantau cukup deras dari arah hulu menuju permukiman warga dan beberapa sudut kota

Beberapa kendaraan roda empat, kios dan rumah warga hanyut terbawa arus banjir.

Sementara di lokasi yang lain, ada beberapa warga yang terjebak di rumah masing-masing namun tim gabungan dari BPBD Kota Pare-pare bersama instansi terkait telah mengevakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Pare-pare, per Sabtu (19/11), tidak ada pengungsian dan warga memilih tinggal di rumah kerabat untuk sementara.

Saat ini banjir telah surut dan warga mulai membersihkan sisa lumpur dan sampah yang terbawa oleh banjir. Situasi terkini sudah normal dan terkendali.

“Untuk sementara belum ada (pengungsian). Warga terdampak lebih memilih tinggal dirumah kerabat, dengan alasan keamanan rumah dan pembersihan rumah masing.”

“Saat ini kondisi air sudah surut (Normal),” ungkap Erik, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pare-pare.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Pare-pare dan sekitarnya hingga Minggu (20/11).

Sebagaimana menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menyikapi hal itu, maka BNPB mengimbau kepada seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat.

Agar dapat mengantisipasi adanya potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh fenomena cuaca ekstrem.

Upaya seperti pemantauan kondisi sungai, pembersihan sampah maupun material lain yang dapat menyumbat aliran air.

Monitoring kondisi tanggul, jalan dan jembatan hingga pemantauan debit air saat terjadi hujan lebat disarankan perlu dilakukan secara berkala.

Guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan, masyarakat di sepanjang aliran sungai agar melakukan evakuasi mandiri sementara.

Jika terjadi hujan menerus dengan intesitas tinggi selama lebih dari satu jam.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu memperhatikan kondisi debit sungai dan menghindari lereng curam yang minim vegetasi. ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

 

Berita Terkait

Kasus Kegiatan Usaha Tata Niaga Komoditi Emas PT Antam Tbk, Kejaksaan Agung Periksa 4 Orang Saksi
Insiden Penembakan Menimpa Mantan Presiden AS Donald Trump, Ini Komentar Presiden Jokowi
Prabowo Subianto Didoakan agar Lancar Pimpin Bangsa Indonesia oleh Imam Besar Al Azhar Mesir
Gebyar Dies Natalis ke-16, Politeknik Negeri Indramayu Gelar Seminar Ilmiah
Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo
Kejagung Sita Aset Emas Batangan 7,7 Kg dari 6 Tersangka dalam Kasus Tata Kelola Komoditas Emas 109 Ton
Kasus Harun Masiku, KPK Tanggapi Tudingan Maladministrasi Terhadap Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Meningkatkan Potensi Pekerja Migran
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 11:00 WIB

Kasus Kegiatan Usaha Tata Niaga Komoditi Emas PT Antam Tbk, Kejaksaan Agung Periksa 4 Orang Saksi

Senin, 15 Juli 2024 - 07:23 WIB

Insiden Penembakan Menimpa Mantan Presiden AS Donald Trump, Ini Komentar Presiden Jokowi

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:32 WIB

Gebyar Dies Natalis ke-16, Politeknik Negeri Indramayu Gelar Seminar Ilmiah

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:13 WIB

Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo

Selasa, 2 Juli 2024 - 10:06 WIB

Kejagung Sita Aset Emas Batangan 7,7 Kg dari 6 Tersangka dalam Kasus Tata Kelola Komoditas Emas 109 Ton

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:11 WIB

Kasus Harun Masiku, KPK Tanggapi Tudingan Maladministrasi Terhadap Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:29 WIB

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Meningkatkan Potensi Pekerja Migran

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:10 WIB

Prabowo Subianto Tulis Artikel di Media Asing Newsweek, Sebut Kualitas Hidup Rakyat adalah Prioritas

Berita Terbaru