Menu

Mode Gelap
Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi 20 Plus Media Online FSMN Siap untuk Publikasikan Aksi Korporasi dan Kegiatan Politik Anda Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun Insya Allah 2024, Gus Dur Sempat Bilang Pak Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua

Politik · 22 Mar 2022 09:09 WIB ·

Ritual IKN Hingga Pawang Mandalika, Indonesia Jadi Tontonan Dunia yang Memilukan


					Presiden Jokowi bersama Anies Baswedan. (Dok. Setkab.go.id) Perbesar

Presiden Jokowi bersama Anies Baswedan. (Dok. Setkab.go.id)

ARAH NEWS – Setelah menyebut bahwa ritual Kendi Nusantara hampir gagal karena Anies berkhianat dengan tidak membawa tanah keramat.

Kini Ki Bedul Sakti dukun asal Medan mengomentari gagalnya pawang hujan Rara menghentikan hujan saat MotoGP Mandalika yang dihadiri Presiden Jokowi juga Anies.

“Ini semua gara-gara Anies auranya aneh karena sering bertemu dengan ulama radikal!! ” kata Ki Bedul Sakti.

Menurutnya, Mbak Rara bukan pawang sembarangan ia bisa berbicara dengan awan.

Pengalamannya di atas rata-rata “hanya bisa disejajarkan dengan saya”. Sergah Ki Bedul yang pernah menjadi tim pemenangan spiritual Jokowi Ma’ruf.

Pawang Rara yang berjalan di sirkuit membawa baskom emas bertopi proyek putih telah gagal menahan hujan. Malah petir menyambar sirkuit.

Baca Juga:  Sebut Tensi Memanas, Mengapa Ruhut Sitompul Minta Kopassus Jaga Jokowi

Menjadi tontonan pembalap dan kru tim serta penonton balap. Memalukan dan mengenaskan.

Anies yang kehadirannya di Lombok mendapat sambutan meriah warga, ternyata dianggap penyebab dari kegagalan itu oleh Ki Bedul Sakti. Lucunya Ki Bedul ini bawa-bawa radikal-radikul segala.

Itu akibat Anies sering bertemu ulama radikal, katanya. Padahal mungkin saja awan yang sedang “ga mood” di ajak bicara dan ngobrol dengan mbak Rara.

Meski sudah teriak-teriak tetapi hujan tetap lebat. “Emang gua pikirin” cetus awan, mungkin. Ki Bedul Sakti juga ternyata tidak sakti-sakti amat.

Dengan menyalahkan Anies karena gaul dengan ulama radikal, ia pun gagal mengerahkan genderuwo, tuyul, leak, nyi blorong dan lainnya untuk menaklukkan Anies Baswedan. Ki Bedul tidak sakti tetapi mungkin sakit.

Baca Juga:  Mengapa Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Big Data Menko Luhut Pandjaitan

Rakyat Indonesia sedang dibawa oleh Jokowi ke dunia lain, dunia pedukunan, dunia penampakan. Hancur negara ini oleh proses pembodohan sistematis.

Sejak ritual IKN hingga pawang Mandalika. Bangsa Indonesia menjadi tontonan dunia yang memilukan dan memprihatinkan.

Presiden Jokowi yang konon ingin tiga periode mungkin juga tengah mengerahkan bantuan pasukan genderuwo dan sejenisnya dengan arahan dan undangan para dukun.

Allah SWT yang Maha Esa dan Maha Kuasa sedang memperlihatkan kebodohan para pemimpin bangsa. Terganggu kesehatan iman dan konsistensi dalam beragama.

Presiden dan kabinet yang belepotan hampir di semua aspek baik ekonomi, politik, hukum, budaya, maupun agama.

Rakyat kehilangan harapan atas perilaku pemimpin yang telah mempersetankan ideologi, konstitusi, dan misi suci dalam membangun negeri. Mereka hanya memikirkan diri dan kelompoknya sendiri.

Baca Juga:  Survei LSI: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat di Jatim, Gerindra Terbesar Ketiga

Kini di era Ki Bedul Sakti yang tidak sakti ini dunia tengah mentertawakan kebodohan dan keprimitifan kita.

Kita sendiri yang membunuh sila-sila Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, dan Keadilan bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

BPIP dan seluruh jajaran personalianya, tidak terasa manfaatnya, hanya pemborosan, pencitraan, dan pengkooptasian kedaulatan rakyat.

Ataukah keberadaan badan ini juga hasil saran, bisikan atau nasehat para dukun? Dukun itu ternyata bedul-bedul tidak sakti.

Opini: M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia

9 Mei 2022 - 10:10 WIB

Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi

6 Mei 2022 - 10:36 WIB

Mengapa Jokowi Tak Shalat Bersama Menteri dan Pejabat Tinggi Lain di Masjid Istiqlal?

5 Mei 2022 - 08:08 WIB

Insya Allah 2024, Gus Dur Sempat Bilang Pak Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua

4 Mei 2022 - 23:22 WIB

Kunjungi Jatim, Prabowo Silaturahmi ke Pondok Pesantren Walisongo dan Al-Qodiri

3 Mei 2022 - 18:38 WIB

Alasan PSI Mengambil Posisi Sebagai Partai Politik yang Sering Disebut Aneh

3 Mei 2022 - 09:45 WIB

Trending di Politik