Menu

Mode Gelap
Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi 20 Plus Media Online FSMN Siap untuk Publikasikan Aksi Korporasi dan Kegiatan Politik Anda Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun Insya Allah 2024, Gus Dur Sempat Bilang Pak Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua

Bisnis · 5 Apr 2022 09:18 WIB ·

Demi Wujudkan Event Berkualitas, Kemenparekraf Gelar Workshop Pengelolaan Event Daerah


					Workshop Peningkatan Keterampilan dalam Pengelolaan Event (PKPE) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dok. Kemenparekraf) Perbesar

Workshop Peningkatan Keterampilan dalam Pengelolaan Event (PKPE) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dok. Kemenparekraf)

ARAH NEWS – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Kemenparekraf) terus meningkatkan keterampilan bagi profesional pelaksana event dan pelaku Parekraf daerah.

Upaya ini dilakukan dengan menyelenggarakan program pengembangan dan pengelolaan event daerah sehingga bisa menciptakan event yang berkualitas.

Hal tersebut dibuktikan dengan digelarnya, Workshop Peningkatan Keterampilan dalam Pengelolaan Event (PKPE) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:  Berorientasi Ramah Lingkungan, Pembiayaan BRI Pada Sektor Renewable Energy Tumbuh 19.1%

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rizki Handayani selaku Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalitas para penyelenggara event daerah.

Dan menjadikan event daerah lebih berkualitas dan bernilai, sehingga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Baca Juga:  Mendag Lutfi Sebut Stok Minyak Goreng Melimpah Saat Sidak Pabrik di Marunda, Jakarta Utara

“Peserta antusias dengan kegiatan workshop ini untuk bisa up scaling event daerah provinsi NTT yang sudah direncanakan,” jelas Reza Fahlevi.

Reza Fahlevi adalah Direktur Event Daerah Kemenparekraf dihadapan perwakilan 10 Dinas Pariwisata Kabupaten dan Dinas Parekraf Provinsi NTT serta BPOLBF, Sabtu, 2 April 2022.

Menurutnya, workshop tersebut merupakan bentuk semangat dan komitmen serta keterbukaan yang berorientasi para peningkatan kualitas event.

Baca Juga:  Pengamat Hukum UI Soroti Soal Putusan NO di Gugatan Rp 258 Investor Arab Saudi

Event merupakan salah satu program prioritas Kemenparekraf, karena event ini bisa membangkitkan ekonomi daerah karena melibatkan banyak elemen.

“Indonesia Timur kaya akan potensi alam dan budaya, sehingga luar biasa ketika dikemas menjadi event. NTT sangat luar biasa.”

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Transjakarta Sepakat Kerja Sama dengan Switch Mobility Limited, Produsen Bus Listrik Inggris

15 Mei 2022 - 10:40 WIB

Netflix Hadapi Gugatan Pemegang Sahamnya di Pengadilan AS karena Jumlah Pelanggan Turun

9 Mei 2022 - 13:40 WIB

Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun

5 Mei 2022 - 10:45 WIB

Wakil Presìden Maruf Amin: Tindak Tegas Pelaku Ekspor Ilegal Minyak Sawit

24 April 2022 - 15:13 WIB

Prabowo Teratas di Bursa Capres 2024, Elektabilitas Gerindra Meningkat Signifikan

29 Maret 2022 - 11:54 WIB

Pengamat Hukum UI Soroti Soal Putusan NO di Gugatan Rp 258 Investor Arab Saudi

29 Maret 2022 - 10:34 WIB

Trending di Bisnis