Iedul Adha adalah Pengingat untuk Sembelih Perilaku Hewani agar Kembali Jadi Insan Mulia

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 9 Juli 2022 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selamat Iedul  Adha 10 Dzulhijjah 1443 Hijriyah. (Dok. Canva)

Selamat Iedul Adha 10 Dzulhijjah 1443 Hijriyah. (Dok. Canva)

ARAH NEWS – Hari raya Iedul Adha sering disebut juga dengan Hari Raya Qurban atau Lebaran Haji.

Yang terakhir ini merujuk pada kegiatan jama’ah haji yang pada tanggal 10 Dzulhijjah melaksanakan Jumrah Aqabah.

Lalu bertahalul dan merayakan kebahagian dengan menyembelih hewan qurban. Tanda bersyukur kehadirat Ilahi Rabbi atas kenikmatan yang telah dianugerahkan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayat Qur’an yang sering dijadikan sandaran adalah QS Al Kautsar, yang berisi empat hal penting yaitu :

Pertama, Allah SWT mencurahkan banyak kenikmatan kepada hamba-hamba-Nya. Nikmat beragama, berkeluarga, sehat, memiliki kekayaan, amanah jabatan atau lainnya “inna a’thoinaakal kautsar”.

Jika kita rinci dan menghitung nikmat Allah SWT tentu tidak akan mampu untuk menghitungnya.

Kedua, kenikmatan yang banyak itu patut disyukuri dengan menjalankan perintah-Nya. Diantaranya shalat.

Melaksanakan shalat jangan hanya dianggap sebagai kewajiban tetapi juga tanda syukur “fasholli lirobbika”.

Tentu shalat yang tulus dan semata berharap pahala dari Allah SWT. Shalat yang berdaya guna dalam mendobrak dan mengubah kemungkaran.

Ketiga, ber-qurban dengan menyembelih hewan karena Allah “wanhar”. Bukan persembahan pada selain Allah.

Daging yang dimanfaatkan untuk umat yang membutuhkan dan sekaligus sebagai syi’ar. Implikasinya adalah kesediaan untuk berkorban jiwa, waktu, harta, tenaga, atau lainnya di jalan Allah.

Keempat, perbuatan baik selalu ada tantangan, gangguan, dan hambatan. Perbuatan baik dijalan-Nya pasti akan mendapat pertolongan dan perlindungan dari Allah.

Pembenci, musuh, dan pengganggu agama akan dikalahkan dan dihancurkan “inna syaani-aka huwal abtar”.

Pembenci, musuh, dan pengganggu agama adalah kaum Islamophobia. Ketakutan berlebihan kepada Islam. Cirinya menuduh radikal, intoleran atau anti kebhinekaan.

Menyerang dengan cara menista atau menodai Nabi dan syari’at-Nya. Juga mencanangkan program liberalisasi, sekularisasi atau moderasi beragama.

Iedul Adha adalah hari raya umat Islam. Karenanya umat Islam disunahkan untuk keluar menuju lapang untuk melaksanakan shalat Ied. Termasuk wanita yang sedang haid walaupun ia tidak perlu shalat.

Syiar dalam membagi daging hewan kurban kepada siapapun baik tetangga, orang kaya, atau umat beragama lain.

Ritual kolosal umat ini adalah canangan tekad untuk membela dan mengembangkan agama.

Iedul Adha merupakan pengingat kita untuk menyembelih perilaku hewani agar bersih dan kembali menjadi insan yang mulia.

Darah yang ditumpahkan menjadi simbol keberanian mukmin untuk selalu membela kebenaran dan gigih dalam melawan kezaliman. Daging yang dibagikan turut menggembirakan lingkungan.

Iedul Adha mendidik watak filantropis atau altruis. Mendahulukan kepentingan orang lain yang lebih membutuhkan.

Seluruhnya dalam rangka ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Merebut derajat ketakwaan agar selamat di perjalanan dan bahagia sampai tujuan.

Selamat Iedul Adha 10 Dzulhijjah 1443 Hijriyah.

Opini: M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Keagamaan.***

Berita Terkait

Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil
Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel
5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis
Harga Beras Tak Kunjung Turun, Program Bantuan Pangan Jadi Penyangga
GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Prabowo Amankan Pasokan Beras dengan Izin Khusus untuk Penggilingan Skala Besar
Kartel Narkoba Amerika Latin Sasar Bali, Kokain Masuk Lewat Wisatawan

Berita Terkait

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:43 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil

Minggu, 14 September 2025 - 01:05 WIB

Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel

Rabu, 3 September 2025 - 08:17 WIB

5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Harga Beras Tak Kunjung Turun, Program Bantuan Pangan Jadi Penyangga

Berita Terbaru