Di Depan Ulama dan Santri, Prabowo Subianto Ingatkan Jaga Persatuan untuk Kekuatan Negara

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 14 Februari 2023 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Dok. Kemhan.go.id)

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Dok. Kemhan.go.id)

ARAHNEWS.COM -Menteri Pertahanan Prabowo Subianto secara daring menghadiri acara puncak dan tahlil akbar haul K.H. Ahmad Makki dan Masyaikh Assalafiyyah yang digelar di Cicantayan, Sukabumi, Minggu 12 Februari 2023

Prabowo pertama-tama mengucapkan permohonan maafnya karena tidak dapat hadir secara langsung dalam acara itu.

Ia kemudian berpesan kepada seluruh pihak untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah dipecah belah serta diadu domba oleh pihak manapun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peran para ulama dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan mengusir penjajah sudah tidak dapat dibantah lagi.”

Baca konten dengan topik ini, di sini: Di Australia, Prabowo Kenang Pengalaman Belajar Disiplin di RMC Duntroon Australia

“Keadaan itu apa yang terjadi di bangsa Indonesia pasti melibatkan ulama dan santri,” jelas Prabowo.

Untuk itu, dirinya meminta doa dari para ulama dan santri untuk menjalankan amanah yang diberikan kepadanya saat ini sebagai menteri pertahanan agar apa yang ia kerjakan senantiasa bermanfaat bagi sesama dan negara.

Prabowo pun mengatakan bahwa sesama masyarakat Indonesia harus rukun dan bersatu.

Sebab hanya dengan persatuan Indonesia bisa menjadi bangsa yang kuat dan menciptakan kesejahteraan untuk masyarakatnya

“Sekarang, kita harus lebih pandai, lebih arif, lebih bijaksana. Kita tidak boleh dipecah belah,” tegas Prabowo.

Sebelumnya Prabowo telah diagendakan untuk datang ke Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu 12 Februari guna menghadiri acara puncak dan tahlil akbar haul K.H. Ahmad Makki dan Masyaikh Assalafiyyah di Pondok Pesantren Assalafiyyah 1.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru