Perjuangan Bangsa Indonesia: Tolak Kedatangan Kontingen Israel dan Tutup Museum Holocaust

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 30 Juni 2022 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel maju ke putaran final Piala Dunia U-20 di Indonesia. (Pexels.com/PIXABAY)

Israel maju ke putaran final Piala Dunia U-20 di Indonesia. (Pexels.com/PIXABAY)

ARAH NEWS – Sikap ketidaksukaan dan protes Indonesia kepada Israel harus ditunjukkan.

Di samping menolak kedatangan atau bertanding melawan kesebelasan Israel dalam kejuaraan sepakbola Piala Dunia U-20 tahun 2023 juga langkah lain harus dilakukan.

Israel adalah penjahat dunia dan penjajah atas bangsa Palestina. Tidak boleh ada tempat sedikitpun untuk para penjajah. Sikap lain Indonesia itu adalah segera menutup Museum Holocaust di Minahasa.

Bangsa Indonesia pernah menolak bertanding melawan kesebelasan Israel tahun 1958. Sorkarno tegas melarang dan sangat membela perjuangan bangsa Palestina.

Pengalaman sejarah ini patut menjadi acuan dari sikap politik bangsa untuk menolak segala bentuk penjajahan.

Arogansi Israel terhadap Palestina harus diberi pelajaran dunia khususnya dunia Islam.

Israel maju ke putaran final Piala Dunia U-20 di Indonesia setelah menduduki peringkat runner up Euro U-19 di Inggris.

Baru 5 negara yang lolos yaitu Inggris, Perancis, Italia, Israel dan Indonesia yang lolos otomatis sebagai tuan rumah.

Lolosnya Israel membuat masalah tentunya. Kejuaraan Piala Dunia U-20 di Jakarta nanti akan diikuti oleh 24 negara.

Suara penolakan masyarakat Indonesia atas kehadiran kesebelasan Israel akan terus menguat.

Soal tidak bertanding mungkin lebih pasti. Cukup dilematis bagi Indonesia untuk menolak kedatangan. Israel memang virus pembawa masalah.

Aksi-aksi unjuk rasa penolakan akan bermunculan dan diprediksi semakin masif. Kejahatan Israel atas bangsa Palestina tidak dapat ditoleransi.

Meskipun Piala Dunia U-20 baru akan dilaksanakan tahun depan, namun lolosnya Israel telah menimbulkan reaksi. Indonesia dalam pertaruhan.

Langkah terdekat sikap bangsa Indonesia untuk tetap membela Palestina dan anti atas penjajahan Israel adalah segera menutup Museum Holocaust. Museum simbol simpati pada Israel.

Tentu bangsa Indonesia telah kecolongan dengan meloloskan pendirian Museum kampanye zionis tersebut. Berlindung dibalik penderitaan kemanusiaan, Israel telah mengeruk keuntungan politik.

Dipersepsikan Indonesia menjadi salah satu negara yang “memahami” perjuangan zionis Israel. Walau dalam dimensi kesejarahan. Museum Holocaust adalah monumen atas pemahaman tersebut.

Menyambut lolosnya Israel bersama Inggris, Perancis dan Italia ke Piala Dunia U-20 maka yang paling bagus adalah Pemerintah segera menutup Museum provokatif di Minahasa tersebut.

Penutupan akan memberi dampak positif bagi rakyat Indonesia yang tetap mendukung perjuangan bangsa Palestina, sekaligus memberi efek psiko-politis bagi Israel agar penjajahan atas bangsa Palestina harus segera diakhiri.

Di samping itu, perlu juga diambil langkah segera pembuktian simpati dan konsistensi dukungan rakyat Indonesia pada perjuangan bangsa Palestina yaitu dengan mendirikan Museum Perjuangan Palestina.

Kemerdekaan Palestina adalah pilihan satu-satunya untuk perdamaian Palestina-Israel. Kecuali jika semangat hapus Israel dari peta dunia tetap digelorakan.

Paket perjuangan umat Islam dan bangsa Indonesia kini adalah: Tolak kedatangan kontingen Israel, tutup Museum Holocaust dan dirikan Museum Perjuangan Palestina.

Oleh: M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan.***

Berita Terkait

Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah
Ketua KPK Tanggapi Soal Kabar Belum Ditahannya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Karena Alasan Politik
Masih Belum Jelas, Kepastian Waktu Pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto
Sikap Politik PDIP Terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Diungkap oleh Sekjen Hasto Kristiyanto
Usai Ketua Umum Megawati Soekarnoputri Dituntut Mundur, Puan Maharani Ungkap Kondisi PDIP Terkini
PDI Perjuangan Ungkap Alasan Hasto Kristiyanto Siapkan Pledoi atau Pembelaan Dìri dalam 7 Bahasa

Berita Terkait

Senin, 28 April 2025 - 07:17 WIB

Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release

Sabtu, 8 Februari 2025 - 14:52 WIB

Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia

Rabu, 29 Januari 2025 - 07:52 WIB

Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Rabu, 15 Januari 2025 - 11:02 WIB

Ketua KPK Tanggapi Soal Kabar Belum Ditahannya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Karena Alasan Politik

Selasa, 14 Januari 2025 - 06:40 WIB

Masih Belum Jelas, Kepastian Waktu Pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto

Berita Terbaru