ARAHNEWS.COM – Partai Amanat Nasional (PAN) tak menampik partai-nya menawarkan nama Erick Thohir saat melangsungkan pembicaraan dengan partai politik lain.
“Seperti yang sudah sering kali sampaikan pembicaraan ini belum ada kata akhir, baik dengan PDIP maupun Gerindra,” kata Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto.
“Termasuk dengan Golkar, dan paket yang kami tawarkan ke PDIP kami tawarkan Erick Thohir, ke Gerindra juga kami tawarkan Erick Thohir,” imbuhmya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir masuk menjadi menu wajib dalam agenda politik partainya.
Sehingga dalam komunikasi politik bersama partai politik (parpol) lain, Erick Thohir juga dibicarakan, begitu pula saat pertemuan dengan Partai Gerindra.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Erick Thohir Jadi Salah Satu Cawapres untuk Prabowo Subianto, Partai Gerindra: Kemampuannya Teruji
“Untuk urusan Pak Erick Thohir, itu masuk dalam menu wajib pertemuan,” Eddy Soeparno usai pertemuan dengan DPP Partai Gerindra dilangsungkan di Kantor DPP PAN.
Baca Juga:
Tablet Unggulan Huawei Jadi Sorotan dalam Acara Peluncuran Produk Inovatif di Bangkok
AI Rudder Perkuat Inovasi Digital CIMB Niaga melalui Solusi AI
“Nah, itu juga yang kami sampaikan (ke Partai Gerindra),” imbuh Eddy Soeparno di Jakarta, Senin, 5 Juni 2023.
Lebih lanjut, Eddy menilai elektabilitas Erick Thohir juga melesat dalam sejumlah hasil survei sebagai sosok bakal cawapres.
“Alhamdulillah memang Pak Erick Thohir di dalam beberapa kesempatan terutama survei akhir-akhir ini menunjukkan momentum yang baik,” kata Eddy Soeparno.
Untuk itu, Eddy Soeparno mendorong Erick Thohir untuk maju sebagai cawapres lantaran didasarkan sejumlah indikator kedekatan dengan partai-nya tersebut.
Baca Juga:
Era Baru Mobilitas Keluarga! Debut CHERY TIGGO V, Mobil Keluarga “3-in-1”, di Ajang Auto China 2026
“Tentu sudah merupakan hal yang natural kita kemudian mendorong Pak Erick Thohir untuk bisa kita perjuangkan sebagai salah seorang cawapres di antara bakal capres yang ada,” imbuh Eddy Soeparno.***









