Cegah Korban Jatuh Makin Banyak, Mitigasi Gagal Ginjal Akut Harus Segera Dilakukan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 21 Oktober 2022 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkes melarang dokter dan tenaga kerja kesehatan lainnya untuk meresepkan obat sirup. (Dok. Aviamedofficial)

Kemenkes melarang dokter dan tenaga kerja kesehatan lainnya untuk meresepkan obat sirup. (Dok. Aviamedofficial)

ARAHNEWS.COM – Kementerian Kesehatan mengeluarkan instruksi seluruh apotek untuk sementara waktu tidak menjual obat sirup.

Pelarangan tersebut terkait dengan adanya kenaikan kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak usia 0-5 tahun (balita) di berbagai wilayah di Indonesia.

Tak hanya melarang apotek menjual obat sirup kemenkes juga melarang dokter dan tenaga kerja kesehatan lainnya untuk meresepkan obat sirup pada masyarakat sementara waktu hingga adanya pengumuman resmi dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pelarangan sementara obat sirup pada anak adalah langkah konservatif untuk mencegah meluasnya penyakit gagal ginjal akut.

Langkah ini dilakukan sambil menunggu BPOM memfinalisasi temuan mereka soal tiga zat kimia berbahaya pada obat sirup.

Menurut Menkes Kemenkes sudah melakukan penelitian bahwa pasien balita yang terkena gangguan ginjal akut terdeteksi memiliki 3 zat kimia berbahaya.

Yakni ethylene glycol (EG), diethylene glycol (DEG), dan ethylene glycol butyl ether (EGBE).

Beberapa jenis obat sirup yang digunakan oleh pasien balita yang terkena gagal ginjal akut, menurut MenKes terbukti memiliki EG, DEG, EGBE.

Saat ini sendiri lebih 200 kasus ganguan ginjal akut di Indonesia yang sejauh ini menyebabkan setidaknya 99 anak meninggal dunia.

Dengan kondisi yang ada  saat ini pemerintah mesti menetapkan gangguan ginjal akut yang terjadi pada balita ini merupakan Kejadian Luar Biasa.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan, BPPOM,IDI dan DPR harus segera duduk bersama guna mencari solusi bersama atas kejadian ini.

Tindakan penyetopan obat sirop pada anak perlu benar benar dikaji secara serius apakah gagal ginjal akut ini memang benar benar bersumber pada obat sirop tersebut.

Yang mana obat sirop sudah digunakan dalam jangka waktu yang lama namun mengapa baru sekarang muncul kejadian ini.

Ini penting karena harus ada mitigasi yang jelas akan kondisi ini. Karena ada anggapan juga bahwa vaksin Covid 19 yang disuntikkan pada anak juga berpotensi memicu munculnya gagal ginjal akut ini.

Mitigasi harus benar benar dilakukan terhadap peristiwa ini. Karena jika pemerintah gagal memitigasi kejadian ini maka akan semakin banyak jatuh korban.

Dan kebijakan dan tindakan harus diambil dalam waktu yang cepat jika tidak ingin jatuh lebih banyak korban lagi.

Oleh:  Achmad Nur Hidayat,Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute.***

Berita Terkait

NobiPlay: Gerakan Sinema Baru dari Anak Muda Indonesia untuk Dunia
Tetap Terkoneksi di Luar Negeri dengan Mudah Pakai Paket Roaming XL
Hand Sanitizer Atau Sabun? Data Ungkap Solusi Kebersihan Paling Efektif
4 Bahan Alami Terjangkau: Madu, Minyak Kelapa, Gula, Mentimun Redam Gelapnya Bibir
Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC
Keunggulan XL PRIO Pass Roaming: Harga Terjangkau dan Jangkauan Luas
Fitur AI Canggih di ASUS ZenBook S 14 OLED (UX5406) Copilot+ PC yang Wajib Anda Ketahui
Berapa Harga Catokan Remington S3500? Simak Keunggulannya dan Manfaatnya di Sini!

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:50 WIB

NobiPlay: Gerakan Sinema Baru dari Anak Muda Indonesia untuk Dunia

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:57 WIB

Tetap Terkoneksi di Luar Negeri dengan Mudah Pakai Paket Roaming XL

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Hand Sanitizer Atau Sabun? Data Ungkap Solusi Kebersihan Paling Efektif

Senin, 8 September 2025 - 07:21 WIB

4 Bahan Alami Terjangkau: Madu, Minyak Kelapa, Gula, Mentimun Redam Gelapnya Bibir

Kamis, 8 Mei 2025 - 10:59 WIB

Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB