ARAHNEWS.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Erick Thohir menemui Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.
Erick Thohir menyambangi Prabowo di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Selasa, 11 Oktober 2022.
Erick datang mengenakan batik berwarna coklat dan menenteng sebuah map.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan Erick disambut langsung oleh Prabowo dan keduanya berdiskusi di ruang kerja Prabowo.
Apakah urusan politik? Hanya Erick dan Prabowo yang tahu, karena pertemuannnya hannya 4 mata, jadi mereka berdua saja.
Lewat akun instagram pribadinya Erick sama sekali tidak menyebut soal politik atau Pilpres 2024, hanya sebut koordinasi rutin untuk terus menyamakan persepsi dan meningkatkan sinergisitas.
“Bertemu dengan Pak Prabowo, koordinasi rutin untuk terus menyamakan persepsi dan meningkatkan sinergisitas,” ujar Erick dalam akun Instagram, @erickthohir pada Selasa (11/10/2022).
Berdasarkan catatan redaksi, lembaga survei Indikator Politik Indonesia sempat menyebut pasangan Prabowo Subianto dan Erick Thohir merupakan pasangan ideal dalam bursa Pilpres 2024.
Lalu, lembaga survei Poltracking Indonesia menunjukkan data bahwa elektabilitas Calon Presiden meningkat bahkan menang jika pasangannya Erick Thohir.
Kemudian, pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menyatakan Erick Thohir adalah Calon Wapres potensial untuk 3 Calon Presiden terkuat.
Baik untuk Calon Presiden Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, maupun Anies Baswedan.
Baca Juga:
Namun terlepas dari urusan politik, kedua menteri ini cukup intens dalam berkoordinasi perihal sejumlah BUMN sektor pertahanan.
Seperti pembenahan PT Asabri (Persero) yang juga tak bisa lepas dari peran Prabowo.
Prabowo dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa Asabri merupakan instrumen vital.
Dalam memelihara moril para prajurit yang mengabdi dengan mempertaruhkan nyawa kepada bangsa dan negara.
Prabowo juga dalam beberapa kesempatan mendorong holding BUMN industri pertahanan Defence Industry Indonesia (DEFEND ID) untuk semakin kuat dan bisa bersaing secara sehat dan menguntungkan.
Salah satunya adalah dengan kerja sama melalui diplomasi pertahanan yang dilakukannya sejak awal bertugas.***
Baca Juga:
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.










