TIngginya Kadar Kolesterol LDL Ternyata Tingkatkan Semua Jenis Penyakit Demensia

- Pewarta

Selasa, 27 Desember 2022 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadar Kolesterol LDL Tingkatkan Penyakit Demensia. (Pexels.com/Kindel Media)

Kadar Kolesterol LDL Tingkatkan Penyakit Demensia. (Pexels.com/Kindel Media)

ARAHNEWS.COM – Sebuah studi menemukan bahwa tingginya kadar kolesterol LDL atau kolestrol jahat dapat meningkatkan semua jenis penyakit demensia.

Hasil penelitian tersebut diterbitkan di Scientific Reports dengan melakukan studi kohort nasional di Korea Selatan.

Studi kohort tersebut meneliti hubungan antara kadar kolesterol, dan resiko demensia pada kehadiran diabetes dan penggunaan statin.

Para peneliti mengevaluasi data Layanan Asuransi Kesehatan Nasional Korea yang mencakup 6.883.494 orang.

Semua individu dalam penelitian ini telah menjalani pemeriksaan kesehatan pada tahun 2009, dan berusia 40 tahun atau lebih.

“Diantara data tersebut peneliti menemukan 4 persen dari kohort mengembangkan demensia.”

“Mereka yang memiliki kadar kolesterol LDL tinggi menunjukkan risiko demensia paling besar,” ungkap studi itu seperti dilansir dari laman EatThis, Jumat 22 Desember 2022.

Selain kolesterol LDL, penelitian ini juga mengungkapkan orang yang mengonsumsi obat statin atau obat penurun kolesterol lebih mungkin terkena demensia.

Lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia menggunakan obat statin untuk kesehatan jantung.

“Kolesterol yang tinggi memiliki keterkaitan dengan pengembangan demensia vaskular dan alzheimer, dua bentuk paling umum dari penyakit yang melemahkan ini,” jelas ahli gizi dan nutrisi, Kelsey Lorencz.

Tidak hanya kadar LDL, studi lain pada Maret 2022 menyebut kadar HDL yang rendah juga menyebabkan demensia.

Selain itu, menderita diabetes terutama tipe 2 juga dapat meningkatkan kemungkinan penurunan kognitif.

“Kolesterol HDL yang rendah, trigliserida dan kadar glukosa yang tinggi dapat meningkatkan risiko demensia di kemudian hari.”

“Peningkatan HDL sebesar 15 poin antara usia 35 dan 50 tahun, dapat meningkatkan risiko tersebut,” kata Lorencz.

“Diabetes tipe dua adalah faktor risiko demensia, terutama alzheimer. Kemungkinan besar karena hubungannya dengan penyakit jantung,” katanya lagi.

Menurut Lorencz, cara yang untuk meningkatkan kesehatan jantung dan otak sekaligus mencegah demnsia adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Misalkan dengan makan makanan yang sehat serta gizi seimbang, serta menghindari makanan olahan. Berolahraga secara teratur, melatih kardio dan latihan kekuatan.

“Makan makanan tinggi serat dan rendah makanan olahan, menjaga kesehatan jantung dan kadar gula darah, dan tidur dengan cukup.”

“Selain itu, menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian dapat membuat perbedaan besar pada kesehatan otak dan jantung,” tambahnya.

American Heart Associations juga merekomendasikan 150 menit latihan aerobik dengan intensitas sedang, atau 75 menit dengan intensitas berat perminggunya dapat menurunkan risiko penyakit tersebut hingga 20 persen.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Traveling Jadi Nyaman dengan Produk eSIM Traveling by JavaMifi yang Memiliki Sejumlah Keunggulan
7 Brand Tas Selempang Wanita Kekinian, Koleksinya Ada di Blibli!
KODAI DOOR Kenalkan TOP Engineering Door di Indo Build Tech 2024: Pintu Minimalis Estetik
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Topup Free Fire dengan Mudah dan Aman di GostShopID.com
5 Perilaku Kecil ini Bisa Bikin Hidup Bahagia, Salah Satunya Prioritaskan Hubungan dengan Orang Lain
Review Motor Listrik Smoot Zuzu: Alasan yang Membuatnya Layak Diperhitungkan
Surga Kuliner Khas Nusantara Nur Corner Kini Hadir di Corner 28 Petogogan, Kebayoran Baru, Jaksel
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:58 WIB

Traveling Jadi Nyaman dengan Produk eSIM Traveling by JavaMifi yang Memiliki Sejumlah Keunggulan

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:23 WIB

7 Brand Tas Selempang Wanita Kekinian, Koleksinya Ada di Blibli!

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:49 WIB

KODAI DOOR Kenalkan TOP Engineering Door di Indo Build Tech 2024: Pintu Minimalis Estetik

Rabu, 3 April 2024 - 07:08 WIB

Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda

Rabu, 13 Maret 2024 - 13:13 WIB

Topup Free Fire dengan Mudah dan Aman di GostShopID.com

Selasa, 20 Februari 2024 - 08:44 WIB

5 Perilaku Kecil ini Bisa Bikin Hidup Bahagia, Salah Satunya Prioritaskan Hubungan dengan Orang Lain

Senin, 12 Februari 2024 - 16:04 WIB

Review Motor Listrik Smoot Zuzu: Alasan yang Membuatnya Layak Diperhitungkan

Senin, 29 Januari 2024 - 21:01 WIB

Surga Kuliner Khas Nusantara Nur Corner Kini Hadir di Corner 28 Petogogan, Kebayoran Baru, Jaksel

Berita Terbaru