ARAHNEWS.COM – Eksponen Aktivis 98 menyebutkan Kaesang Pangarep setidaknya telah merugikan dua pihak terkait keberadaannya yang tidak diketahui.
Kaesang Pangarep adalah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonedia (PSI) sekaligus putra bungsu Presiden RI Jokowi.
Erina Gudono (istri) dan Kaesang mendapat banyak sorotan di media sosial belakangan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satunya mengenai dugaan keduanya menggunakan jet pribadi ketika melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.
Ketua KPK Nawawi Pomolango menegaskan bahwa pihaknya sejauh ini masih belum mengetahui keberadaan Kaesang.
“Kami enggak tahu di mana, belum terinfo,” ucapnya di Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Nawawi mengatakan hal itu usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan
Tidak Seharusnya Kaesang Pangarep Tidak Diketahui Keberadaannya
Juru Bicara Eksponen Aktivis 98 Antonius Danar mengatakan hilangnya Kaesang sangat merugikan banyak pihak.
“Kaesang adalah anak muda aset bangsa yang tidak seharusnya tidak diketahui keberadaannya. Apalagi Kaesang adalah ketua umum partai politik,” kata Antonius Danar di Jakarta, Rabu (4/9/2024)
Antonius melanjutkan, selain merupakan aset bangsa, hilangnya Kaesang sangat merugikan banyak pihak.
Baca Juga:
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Pertama, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berencana memanggil Kaesang untuk dimintai keterangan terkait dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi.
Menurut Eksponen Aktivis 98, pihak kedua yang juga dirugikan adalah PSI. Kaesang Pangarep adalah Ketua Umum PSI.
“Kaesang tidak diketahui keberadaannya menyulitkan KPK sebagai lembaga penegak hukum untuk mengurai soal gratifikasi.”
“Di sisi lain, PSI juga rugi karena ketua umumnya tidak bisa menjalankan tugas-tugas kepartaian, padahal ini sudah menjelang pilkada,” katanya.
Polda Metro Jaya Diminta Bantu ntuk Mencari Keberadaan Kaesang Pangarep
Eksponen Aktivis 98 meminta bantuan Polda Metro Jaya untuk mencari keberadaan Kaesang.
“Kami yakin Polri dengan kemampuan SDM, jaringan dan perangkat yang dimiliki akan mampu menemukan Kaesang demi kepentingan semua pihak,” katanya.
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
Eksponen Aktivis 98 juga melaporkan Kaesang Pangarep ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya terkait keberadaannya yang tidak diketahui.
Laporan tersebut diterima dalam bentuk aduan masyarakat (dumas) tertanggal 4 September 2024.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Infokumkm.com
Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiidn.com dan Seleb.news
Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)
Atau hubungi langsung WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.












