Survei SPIN: Elektabilitas Pemimpin Tahun 2022 Masih di Tempati Prabowo Subianto

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 29 Desember 2022 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@kemhanri)

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@kemhanri)

ARAHNEWS.COM – Direktur eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara menyampaikan bahwa Prabowo Subianto ternyata masih berada urutan nomor nomor wahid.

Dalam hal barometer elektabilitas tokoh nasional menghadapi pesta demokrasi pada Pemilu 2024.

Hal ini disampaikan Igor berdasarkan temuan data survei yang dilakukannya untuk periode bulan Desember 2022.

Yang mana kata Igor, trend elektabilitas Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu cenderung menguat ketimbang periode sebelumnya.

“Sampai dengan survei periode Desember 2022, perolehan elektabilitas Prabowo masih stabil diangka 31,8% bahkan cenderung menguat,” kata Igor dalam rilis surveinya, Kamis (29/12/2022).

Ada beberapa perspektif mengapa nama Prabowo Subianto masih menguat untuk barometer elektabilitasnya.

Salah satunya adalah terkait dengan sepak terjangnya membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pertahanan.

“Diduga hasil dari fokus kerjanya sebagai Menteri Pertahanan dan endorse yang dilakukan oleh Jokowi terhadapnya,” ujar Igor.

Ditambah lagi kata Igor, faktor lanjutannya adalah tentang statemen Prabowo Subianto yang sudah menyatakan diri untuk siap bertarung kembali dalam Pilpres 2024.

“Fokusnya untuk menjalankan Amanah Presiden dibidang pertahanan patut diapresiasi mengingat Prabowo telah mendeklarasikan kesiapanya kembali untuk bertarung dalam kompetisi Pilpres,” tandasnya.

Selain itu, faktor lain mengapa Prabowo masih unggul menurut Igor karena sosok Menteri Pertahanan RI tersebut yang dianggap positif oleh masyarakat Indonesia.

“Sikapnya yang patriotis, negarawan dan berjiwa besar dalam beberapa momen nasional dan internasional yang dliput oleh media atau new media ternyata juga tak luput dari perhatian dan apresiasi publik,” tambahnya.

Sementara itu, di urutan selanjutnya ada nama Ganjar Pranowo yang mendapatkan 20,1 persen.

Kemudian Anies Rasyid Baswedan mendapatkan 19,7 persen. Laju elektabilitas ketiga tokoh besar itu masih saling mendominasi.

Di dalam survei SPN juga, Igor membuat 4 simulasi untuk 2 pasangan calon saja di Pemilu 2024.

Salah satunya adalah dengan mengukur seberapa kuat Prabowo Subianto jika dipasangkan dengan 4 nama, yakni Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Ridwan Kamil alias Kang Emil.

Hasilnya, Prabowo akan dominan ketika dipasangkan dengan Ganjar Pranowo.

Untuk simulasi pertama yakni Prabowo-Ganjar (63,3 persen) jika melawan Anies-AHY (29,1 persen) dan swing voters (7,6 persen).

Lalu simulasi kedua Prabowo-Erick mendapatkan 60,9% melawan Ganjar-Airlangga yang memperoleh 33,4 persen dan swing voters 5,7 persen.

Kemudian untuk pasangan Prabowo-Muhaimin (40,1%) melawan Ganjar-Erick (55,8%) dengan swing voters 4,1%.

Terakhir di simulasi keempat, jika Prabowo dipasangkan dengan Ridwan Kamil akan mendapat 42,7 persen dan lawannya Ganjar-Erick akan mendapat 41,5 persen dengan swing voters 15,8 persen.

“Survei juga menemukan bahwa pasangan terkuat bila terjadi hanya ada 2 pasangan calon berkompetisi ditempati oleh Prabowo-Ganjar dan Prabowo-Erick,” terangnya.

Survei SPIN tersebut dilakukan antara tanggal 1-10 Desember 2022 dengan melibatkan 1.230 responden di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Teknik pengumpulan sample yang dipakai adalah multistage random sampling dengan margin of error -/+ 2,8 persen dan level kepercayaannya 95 persen.***

Berita Terkait

Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah
Ketua KPK Tanggapi Soal Kabar Belum Ditahannya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Karena Alasan Politik
Masih Belum Jelas, Kepastian Waktu Pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto
Sikap Politik PDIP Terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Diungkap oleh Sekjen Hasto Kristiyanto
Usai Ketua Umum Megawati Soekarnoputri Dituntut Mundur, Puan Maharani Ungkap Kondisi PDIP Terkini
PDI Perjuangan Ungkap Alasan Hasto Kristiyanto Siapkan Pledoi atau Pembelaan Dìri dalam 7 Bahasa
Usai Geledah Rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto KPK Sita Alat Bukti Surat Catatan dan Barang Bukti Elektronik

Berita Terkait

Sabtu, 8 Februari 2025 - 14:52 WIB

Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia

Rabu, 29 Januari 2025 - 07:52 WIB

Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Rabu, 15 Januari 2025 - 11:02 WIB

Ketua KPK Tanggapi Soal Kabar Belum Ditahannya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Karena Alasan Politik

Selasa, 14 Januari 2025 - 06:40 WIB

Masih Belum Jelas, Kepastian Waktu Pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto

Senin, 13 Januari 2025 - 07:38 WIB

Sikap Politik PDIP Terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Diungkap oleh Sekjen Hasto Kristiyanto

Berita Terbaru