Soal Endorse Capres, Jokowi Sedang Mainkan Peran Politik di Panggung Depan dan Belakang

- Pewarta

Rabu, 9 November 2022 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri selama dua jam di Batutulis, Bogor. (Instagram.com/@kerjanyata.86)

Presiden Jokowi bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri selama dua jam di Batutulis, Bogor. (Instagram.com/@kerjanyata.86)

ARAHNEWS.COM – Presiden Jokowi mendukung Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres 2024 dan layak untuk melanjutkan legacy Jokowi di 2024 nanti.

Klik artikelnya di sini: Inilah Alasan Jokowi Sebut Pasca Dirinya Lengser, 2024 Nanti Jatahnya Prabowo Subianto

Sebelumnya, dukungan untuk maju sebagai capres juga pernah dilayangkan Presiden Jokowi kepada Airlangga Hartarto yang diusung partai Golkar.

Klik artikelnya di sini: Jokowi Sebut Airlangga Memiliki Jam Terbang Tinggi, Pengamat: Ketum Golkar Dapat Restu Presiden

“Untuk tokoh-tokoh yang berharap sebagai penerus legacy Jokowi di 2024 perlu memahami bahwa Jokowi tengah menikmati dua panggung politik.”

“Yaitu panggung depan dan belakang,” kata analis Politik dan Pendiri Indonesia Political Power Ikhwan Arif kepada Arahnews.com, 9 November 2022.

Dari depan memang Jokowi memberikan dukungan kepada menteri yang membantunya.

Sebaliknya dari belakang Jokowi sedang mempersiapkan dukungan penuh kepada partai politiknya PDIP baik itu Puan ataupun Ganjar Pranowo.

Tentunya sebagai menteri, upaya memperoleh pengaruh ketokohan atau Jokowi effect juga dilakukan oleh tokoh-tokoh lain yang berada di kabinet Jokowi seperti Airlangga Hartarto yang diusung sebagai capres pilihan partai Golkar.

” Hal ini menunjukkan bahwa Jokowi effect memberikan kekuatan tersendiri kepada setiap menteri yang berupaya merebut boarding pass dari tangan Jokowi.”

“Harapan yang diberikan Jokowi kepada sejumlah menteri menjadi klaim baru bahwa yang berhak melanjutkan legacy Jokowi adalah tokoh-tokoh yang dipilih untuk melanjutkan program-program Jokowi di 2024 nanti,” imbuhnya.

Pernyataan ini semakin jelas bahwa Pak Jokowi mengambil posisi sebagai penengah, terbukti dengan meng-endorse beberapa tokoh capres.

Sikap politik Jokowi ini menujukkan posisi dan kekuatannya di Pilpres 2024 menjadi sangat diperhitungkan.

Apalagi PDIP belum mendeklarasikan antara nama Puan dan Ganjar, jadi wajar momentum ini dimanfaatkan untuk meraih simpati publik dari pengaruh “Jokowi Effect”

“Pak Prabowo jangan geer dulu, soal endorse politik untuk maju di Pilpres 2024,” kata Ikhwan Arif.

Pihak Partai Gerindra sendiri memandang endorse Jokowi adalah penyemangat kader untuk meningkatkan elektabilitas Capresnya.

Klik artikelnya di sini: Penyemangat Gerindra untuk Tingkatkan Elektabilitas, Pernyataan Jokowi Soal 2024 Jatah Prabowo

“Endose juga pernah dilayangkan kepada menteri Airlangga Hartarto sebagai capres Golkar, jadi keduanya berpotensi untuk melanjutkan legacy Jokowi di 2024”.

“Menurut saya ada beberapa makna yang bisa dijelaskan dari pernyataan Pak Jokowi terhadap Pak Prabowo.”

Yang pertama, Prabowo layak untuk melanjutkan legacy pemerintahan Jokowi.

Kemudian yang kedua, dukungan ini memperjelas pengaruh Jokowi effect dalam rebutan restu Jokowi untuk memperoleh tiket capres.

“Ketiga, dukungan yang diberikan Jokowi sangat wajar ketika partai PDIP belum final mendeklarasikan nama Puan atau Ganjar,” imbuhnya.

Logikanya pujian yang diberikan Jokowi kepada Prabowo dinilai sebuah pujian balik yang selama ini dilakukan Prabowo terhadap Presiden Jokowi.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan Terkait Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumut
Setelah Raffi Ahmad, Kaesang Pangarep Menjadi Calon Gubernur Kedua Terpopuler di Pilkada Jawa Tengah
Survei Indikator Politik Indonesia, Irjen Pol. Ahmad Luthfi Menjadi Top of Mind Calon Gubernur Jawa Tengah
Sejumlah Pihak yang Minta Menkominfo Budi Arie Setiadi Mundur, Begini Respons Presiden Jokowi
Partai Demokrat Jakarta Ungkap Alasan Usulkan Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono Jadi Cagub Jakarta 2024
Siapa Pendamping Calon Gubernur Jakarta Mohamad Sohibul Iman? PKS Menjawab Begini
Mohamad Sohibul Iman Diusung PKS Jadi Calon Gubernur di Pemilihan Kepala Daerah Jakarta tahun 2024
Beredar Lagi Nama-nama yang Diprediksi akan Jadi Menteri Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:42 WIB

PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan Terkait Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumut

Senin, 8 Juli 2024 - 21:13 WIB

Setelah Raffi Ahmad, Kaesang Pangarep Menjadi Calon Gubernur Kedua Terpopuler di Pilkada Jawa Tengah

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:15 WIB

Sejumlah Pihak yang Minta Menkominfo Budi Arie Setiadi Mundur, Begini Respons Presiden Jokowi

Sabtu, 29 Juni 2024 - 09:41 WIB

Partai Demokrat Jakarta Ungkap Alasan Usulkan Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono Jadi Cagub Jakarta 2024

Senin, 24 Juni 2024 - 10:39 WIB

Siapa Pendamping Calon Gubernur Jakarta Mohamad Sohibul Iman? PKS Menjawab Begini

Senin, 24 Juni 2024 - 07:10 WIB

Mohamad Sohibul Iman Diusung PKS Jadi Calon Gubernur di Pemilihan Kepala Daerah Jakarta tahun 2024

Selasa, 18 Juni 2024 - 09:15 WIB

Beredar Lagi Nama-nama yang Diprediksi akan Jadi Menteri Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:58 WIB

Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi

Berita Terbaru