Situasi Ekonomi Dunia dengan Ketidakpastian Tinggi Warnai Penyusunan RAPBN 2023

- Pewarta

Jumat, 30 September 2022 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Djkn.kemenkeu.go.id)

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Djkn.kemenkeu.go.id)

ARAH NEWS – Rapat Paripurna DPR RI mensahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2023 menjadi Undang-Undang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam pernyataan persnya mengatakan situasi ketidakpastian tinggi mewarnai penyusunan RAPBN 2023.

“Dinamika situasi dunia dengan ketidakpastian tinggi, masih kita rasakan. Alhamdulillah kita dapat mensahkan RUU APBN 2023 ini,” kata Menkeu, Kamis 29 September 2022.

Asumsi makro dalam APBN 2023 yang disepakati adalah pertumbuhan ekonomi 5,3 persen dan inflasi 3,6 persen. Nilai tukar Rp14.800 per dollar AS, suku bunga SUN 10 tahun 7,9 persen.

Untuk harga minyak mentah ditetapkan 90 dollar/barel, lifting minyak 660 ribu barel per hari. Sedangkan lifting gas 1,1 juta barel per hari.

“Ini adalah asumsi yang menggambarkan optimisme. Tapi kita menyadari bersama DPR untuk tetap waspada,” ucap Menkeu.

UU APBN 2023 juga menetapkan target pendapatan negara yang mencapai Rp2.463 triliun, yang disusun dengan kehati-hatian.

Dengan mempertimbangkan perekonomian yang berpotensi melemah dan terjadinya penurunan harga komoditas.

Penerimaan pajak ditetapkan sebesar Rp 2.021,2 triliun, lebih tinggi 4,3 triliun dari target yang diajukan. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ditargetkan Rp441,4 triliun.

“Kita akan memperhatikan secara hati-hati komponen yang menyumbang pada penerimaan negara.”

“Untuk mengindentifikasi dinamika global yang akan mempengaruhi target penerimaan negara tahun depan,” ujar Menkeu.

Belanja negara ditetapkan Rp3.061,2 triliun dan ini kedua kalinya belanja negara mencapai 3.000 triliun.

Belanja tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp2.246,5 triliun dan belanja pemerintah daerah Rp 814,7 triliun.

“Belanja pemerintah akan digunakan untuk melanjutkan pemulihan ekonomi. Di samping itu juga untuk menjaga daya beli masyarakat, dan menurunkan angka kemiskinan,” kata Menkeu.

Sementara itu, defisit APBN Tahun Anggaran 2023 ditetapkan sebesar 2,84% dari PDB atau secara nominal sebesar Rp598,2 triliun.

Dengan besaran defisit tersebut, Pemerintah dan DPR juga menyepakati pembiayaan utang sebesar Rp696,3 triliun di tahun 2023.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Badan Pangan Nasional Ungkap Upaya-upayanya Bantu Atasi Fluktuasi Harga Pangan di Tingkat Petani
Terkait Izin Penambangan Rakyat Timah, Kementerian ESDM Didorong Segera Terbitkan Petunjuk Teknis
BNSP Turut Hadir: Konvensi Nasional Bahas Standar Kompetensi untuk SDM Jasa Keuangan
OJK Jambi Apresiasi Pelantikan DPW PROPAMI Jambi Raya: Harapkan Peningkatan Literasi Keuangan
Dukung Penguatan Ekosistem Gula Nasional, Bapanas Menjaga Harga yang Baik di Tingkat Produsen
Stabilitas Suku Bunga: Tantangan bagi IHSG yang Berpotensi Menyebabkan Capital Outflow dari Pasar Modal Indonesia
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja
Peresmian LSP Perikanan Hias Indonesia di Nusatic 2024: Dorong Produktivitas dan Daya Saing Global Industri
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:45 WIB

Badan Pangan Nasional Ungkap Upaya-upayanya Bantu Atasi Fluktuasi Harga Pangan di Tingkat Petani

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:05 WIB

Terkait Izin Penambangan Rakyat Timah, Kementerian ESDM Didorong Segera Terbitkan Petunjuk Teknis

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:27 WIB

BNSP Turut Hadir: Konvensi Nasional Bahas Standar Kompetensi untuk SDM Jasa Keuangan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:29 WIB

OJK Jambi Apresiasi Pelantikan DPW PROPAMI Jambi Raya: Harapkan Peningkatan Literasi Keuangan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:32 WIB

Dukung Penguatan Ekosistem Gula Nasional, Bapanas Menjaga Harga yang Baik di Tingkat Produsen

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:19 WIB

Stabilitas Suku Bunga: Tantangan bagi IHSG yang Berpotensi Menyebabkan Capital Outflow dari Pasar Modal Indonesia

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:29 WIB

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

Peresmian LSP Perikanan Hias Indonesia di Nusatic 2024: Dorong Produktivitas dan Daya Saing Global Industri

Berita Terbaru