Serangan Rusia ke Kota Kharkiv AKibatkan 21 Orang Tewas dan 112 Luka-Luka

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 3 Maret 2022 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konflik Rusia dan Ukraina. (Instagram.com/@rusiayucrania)

Konflik Rusia dan Ukraina. (Instagram.com/@rusiayucrania)

ARAH NEWS  – Invasi Rusia yang dilakukan ke Ukraina sejak Kamis 24 Februari 2022 lalu hingga kini masih membuat geger dunia.

Karena hal tersebut, beberapa kota di Ukraina telah hancur dan memakan korban jiwa.

Salah satunya, Otoritas Kota Kharkiv di Ukraina melaporkan sedikitnya 21 orang tewas dalam rentetan serangan Rusia di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar 112 orang lainnya dilaporkan luka-luka dalam serangan di kota terpadat kedua di Ukraina ini.

Gubernur Administrasi Negara Regional Kharkiv, Oleh Synegubov, dalam pernyataannya menyebut semua serangan Rusia mampu ‘digagalkan’ dan posisi mereka tertahan, meskipun adanya pengeboman besar-besaran di Kharkiv pada Selasa 1 Maret dan sepanjang malam.

Baca konten lengkapnya di Arahkata.com dalam artikel Otoritas Kota Kharkiv Ukraina: 21 Orang Tewas Serangan Rusia dan 112 Luka-Luka ***

Berita Terkait

Krisis Iklim Tekan PLTN Eropa, Sistem Energi Perlu Investasi Triliunan
Amerika Serikat Klaim Damai Di Kashmir, Aktivis: Kami Tetap Jadi Korban
Pangeran Al-Waleed Wafat, Arab Saudi Tegaskan Komitmen pada Stabilitas
10 Perusahaan Amerika Serikat Dilarang Lakukan Aktivitas Ekspor dan Impor dengan Tiongkok, Ini Alasannya
Jimmy Carter Meninggal Dunia, Presiden Tiongkok Xi Jingping Sampaikan Pesan Belasungkawa
Azerbaijan Airlines Bawa Terbang 69 Penumpang Jatuh di Dekat Kota Aktau, Penyebabnya Masih Simpang Siur
FBI Sebut Tersangka Penembak Donald Trump Telah Terpantau Lebih dari Satu Jam Sebelum Kejadian
Calonkan Diri Sebagai Presiden AS Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris Nyatakan Siap

Berita Terkait

Senin, 4 Agustus 2025 - 10:46 WIB

Krisis Iklim Tekan PLTN Eropa, Sistem Energi Perlu Investasi Triliunan

Senin, 21 Juli 2025 - 13:09 WIB

Amerika Serikat Klaim Damai Di Kashmir, Aktivis: Kami Tetap Jadi Korban

Senin, 21 Juli 2025 - 08:21 WIB

Pangeran Al-Waleed Wafat, Arab Saudi Tegaskan Komitmen pada Stabilitas

Senin, 6 Januari 2025 - 09:02 WIB

10 Perusahaan Amerika Serikat Dilarang Lakukan Aktivitas Ekspor dan Impor dengan Tiongkok, Ini Alasannya

Rabu, 1 Januari 2025 - 11:21 WIB

Jimmy Carter Meninggal Dunia, Presiden Tiongkok Xi Jingping Sampaikan Pesan Belasungkawa

Berita Terbaru