Respons Pencapresan Anies dengan Tertawa, Pengamat Sebut Prabowo dengan Istilah Jawa

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 Oktober 2022 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Tim Media Prabowo Subianto)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Tim Media Prabowo Subianto)

ARAHNEWS.COM Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dinilai menunjukkan sikap sabdo pandito ratu kepada Anies Baswedan.

Dia hanya tertawa merespons saat merespons mengenai Partai NasDem yang mengusung Anies, sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Survei dan Polling Indonesia (Spin), Igor Dirgantara, sikap tersebut mengonfirmasi apa yang pernah disampaikan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, tentang Prabowo.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“100 persen. Prabowo orang yang paling ikhlas,” kata Igor saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 7 Oktober 2022.

Lebih jauh, Igor berpendapat, ada makna lain di balik tawa Prabowo ketika disinggung pencapresan Anies, yaitu sikap Prabowo terkait perubahan sikap NasDem.

Hal itu mengingat pernah menjadi pengkritik keras Anies saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2017.

“Prabowo tertawa karena Anies diusung oleh NasDem, yang notabene adalah pengkritik kerasnya saat Pilkada DKI Jakarta 2017.”

“Padahal, sebagai Ketum Partai Gerindra, Prabowo justru yang menginstruksikan kadernya untuk all out memenangkan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta 2017 saat itu,” paparnya.

Gerindra bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi pengusung utama pasangan Anies-Sandiaga Uno pada Pilkada 2017.

Ia menjadi penantang utama petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), NasDem, Hanura, dan Golkar.

Menurut Igor, tawa Prabowo juga seolah membawa kesan pengingat kepada Anies bahwa omongan pemimpin harus bisa dipegang dan dipertanggungjawabkan.

“Janji adalah bentuk integritas seorang pemimpin,” kata Igor, meskipun Prabowo enggan menunjukannya secara frontal.

Kemudian, tertawanya Prabowo dapat dimaknai bahwa ia sudah biasa menghadapi lawan yang sebelumnya sempat dibantu.

“Seperti Anies sekarang ini bahkan Jokowi saat maju sebagai gubernur Jakarta 2012,” jelasnya.

Pun tawa tersebut, bagi Igor, bisa diartikan sebagai optimisme Prabowo mampu mengalahkan Anies pada Pilpres 2024. Igor juga memiliki keyakinan serupa.

“Sejarah tidak mungkin berulang dua kali. Fakta hanya menunjukkan, bahwa yang bisa mengalahkannya memang hanya Jokowi, bukan Anies.”

“Tentu dengan visi program dan pilihan pasangan (cawapres) yang tepat,” tuturnya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, juga berpendapat.

Tertawanya Prabowo menunjukkan tidak ada kemarahan. Bahkan, dinilai merespons positif keputusan NasDem.

“Jadi, memang tertawanya Pak Prabowo bisa dikatakan beliau sangat baik. Beliau tidak punya beban juga,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, NasDem resmi mengusung Anies sebagai capres pada Pemilu 2024.

Prabowo pun melempar tawa ketika disinggung tentang hal tersebut usai upacara HUT ke-77 TNI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (5/10) lalu.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru