ARAHNEWS.COM – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengomentari soal narasi yang ucapkan mendapat pro dan kontra dari publik.
Mengingat saat ini tengah bergulir tahun politik menjelang Pemilihan Presiden 2024.
“Ini tahun politik, jadi mungkin kebetulan saya salah satu yang diperkirakan akan jadi capres (calon presiden).”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi apa pun saya ngomong akan ada pro dan kontra, itu biasa. enggak ada masalah,” ucap Prabowo Subianto.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Ahmad Muzani: Pidato Prabowo Subianto di Forum Sangrila Dialog Tunjukkan Kapasitasnya Pimpin Indonesia
Prabowo Subianto menyampaikan hal itu usai acara The 1st DEFEND ID’s Day di Hanggar PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Kamis, 15 Juni 2023.
Prabowo juga menjelaskan soal usulan perdamaian dalam konflik Ukraina – Rusia yang disampaikannya dalam IISS Shang-ri La Dialogue 2023 di Singapura, Sabtu, 3 Juni 2023.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Prabowo Subianto menilai forum IISS Shangri-La Dialogue cenderung menjadi ajang serang oleh negara yang berpartisipasi, sehingga ia terpantik untuk menyampaikan usulan perdamaian itu.
“Jadi forum itu bagus, tapi kalau saya lihat ini kalau tiap tahun kita diundang hanya untuk dengar paparan posisi (negara) masing-masing, ya kurang bermanfaat.”
“Saya usulkan forum ini mari kita ada suatu terobosan, kita buatlah suatu usul perdamaian, masalahnya itu,” kata Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan diterima atau tidaknya proposal tersebut.
Baca Juga:
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
“Kalau diterima monggo, enggak diterima, ya, enggak ada masalah. Saya kira bukan masalah yang terlalu prinsipil.”
“Intinya juga yang saya usulkan itu langkah-langkah yang sudah dilaksanakan berkali-kali, di mana-mana,” kata dia.
Prabowo mengatakan langkahnya itu merupakan usaha sebagai Menteri Pertahanan dalam menindaklanjuti upaya yang pernah dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo mengenai konflik Ukraina-Rusia.
“Presiden kita sudah tahun lalu beliau sendiri ke Kiev, beliau sendiri ke Moskow. Beliau memimpin usaha mencari perdamaian. Ya saya sebagai menteri beliau harus follow up. Itu usaha saya,” ujarnya.
Sebelumnya, Prabowo menghadiri IISS Shang-ri La Dialogue 2023 di Singapura, Sabtu, 3 Juni 2023.
Dalam forum itu, dirinya sempat menyampaikan sejumlah usulan untuk resolusi damai atas konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina sejak Februari 2022.***
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital










