Mirae Asset Sekuritas: Ekonomi Indonesia 2022 Tumbuh 5,08 Persen, Lebih Tinggi dari 2021

- Pewarta

Jumat, 4 November 2022 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Dok. Arahnews.com/M Rifai Azhari)

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Dok. Arahnews.com/M Rifai Azhari)

ARAHNEWS.COM – Ekonom Senior PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto memprediksi ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,08 persen pada 2022 atau lebih tinggi dari 3,69 persen pada 2021.

“Kami memperkirakan pemulihan ekonomi nasional berlanjut tahun ini, yang didukung mobilitas masyarakat dan konsumsi rumah tangga yang terus meningkat.”

“Juga terkendalinya Pandemi COVID-19, serta pertumbuhan ekspor yang sangat tinggi,” ujar Rully dalam keterangan resmi, Kamis.

Ia memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal III 2022 akan tumbuh 5,6 persen secara tahunan atau lebih tinggi dari kuartal II 2022 yang sebesar 5,4 persen.

Hal ini turut ditopang oleh surplus neraca perdagangan sepanjang Januari-September 2022 senilai 39,9 miliar dolar AS atau lebih tinggi dari surplus neraca perdagangan periode yang sama pada 2021 senilai 35,4 miliar dolar AS.

Di samping itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) periode Januari-September 2022 juga tercatat surplus Rp60,9 triliun atau 0,33 persen dari PDB.

Perbaikan ekonomi domestik dan tingginya surplus neraca perdagangan tersebut diharapkan dapat menopang pergerakan nilai tukar rupiah yang sempat mencapai Rp15.600 per dolar AS.

Sekaligus  mengurangi tekanan terhadap harga obligasi pemerintah (surat berharga negara/SBN) yang memicu kenaikan tingkat imbal hasil (yield) di pasar sekunder.

Kenaikan suku bunga kebijakan AS (Federal Funds Rate/FFR) yang mencapai 300 bps hingga menjadi 3,25 persen pada September 2022 menyebabkan nilai tukar rupiah dan pasar obligasi tertekan.

Namun FFR diprediksi akan naik hingga 4,5 persen sampai akhir 2022.

“Kami memprediksi FFR dapat naik lagi hingga 4,5 persen pada akhir tahun,” katanya, dikutip Arahnews.com dari media Hello.id

“Di dalam negeri, kami memprediksi inflasi periode 2022 akan mencapai 7,13 persen sehingga BI 7-DRR dapat naik lagi 25 bps pada bulan ini menjadi 5 persen dari posisi sekarang 4,75 persen,” imbuhnya.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Badan Pangan Nasional Ungkap Upaya-upayanya Bantu Atasi Fluktuasi Harga Pangan di Tingkat Petani
Terkait Izin Penambangan Rakyat Timah, Kementerian ESDM Didorong Segera Terbitkan Petunjuk Teknis
BNSP Turut Hadir: Konvensi Nasional Bahas Standar Kompetensi untuk SDM Jasa Keuangan
OJK Jambi Apresiasi Pelantikan DPW PROPAMI Jambi Raya: Harapkan Peningkatan Literasi Keuangan
Dukung Penguatan Ekosistem Gula Nasional, Bapanas Menjaga Harga yang Baik di Tingkat Produsen
Stabilitas Suku Bunga: Tantangan bagi IHSG yang Berpotensi Menyebabkan Capital Outflow dari Pasar Modal Indonesia
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja
Peresmian LSP Perikanan Hias Indonesia di Nusatic 2024: Dorong Produktivitas dan Daya Saing Global Industri
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:45 WIB

Badan Pangan Nasional Ungkap Upaya-upayanya Bantu Atasi Fluktuasi Harga Pangan di Tingkat Petani

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:05 WIB

Terkait Izin Penambangan Rakyat Timah, Kementerian ESDM Didorong Segera Terbitkan Petunjuk Teknis

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:27 WIB

BNSP Turut Hadir: Konvensi Nasional Bahas Standar Kompetensi untuk SDM Jasa Keuangan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:29 WIB

OJK Jambi Apresiasi Pelantikan DPW PROPAMI Jambi Raya: Harapkan Peningkatan Literasi Keuangan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:32 WIB

Dukung Penguatan Ekosistem Gula Nasional, Bapanas Menjaga Harga yang Baik di Tingkat Produsen

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:19 WIB

Stabilitas Suku Bunga: Tantangan bagi IHSG yang Berpotensi Menyebabkan Capital Outflow dari Pasar Modal Indonesia

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:29 WIB

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

Peresmian LSP Perikanan Hias Indonesia di Nusatic 2024: Dorong Produktivitas dan Daya Saing Global Industri

Berita Terbaru