Kunjungan Puan Maharani ke Golkar dan Gerindra, Berpotensi Ganggu Konsentrasi Koalisi Politik

- Pewarta

Kamis, 1 September 2022 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. (Instagram.com/@puanmaharani)

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. (Instagram.com/@puanmaharani)

ARAH NEWS – Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani berencana akan mengunjungi partai koalisi pemerintahan Presiden Jokowi yaitu partai Golkar dan partai Gerindra.

Sebelumnya PDIP telah melakukan penjajakan politik dengan partai Nasdem Senin, 22 Agustus 2022) di Nasdem Tower.

Menanggapi hal tersebut, Analis Politik dan Pendiri Indonesia Political Power (IPP) Ikhwan Arif mengatakan penjajakan koalisi yang dilakoni Ketua DPP PDIP Puan Maharani dapat menggangu konsentrasi koalisi yang sudah terbentuk.

“Penjajakan koalisi ini lebih kepada unjuk taring dari masing-masing ketua umum yaitu Golkar Airlangga Hartarto, Gerindra Prabowo Subianto dan PDIP Puan Maharani,” katanya.

Menurut Ikhwan Arif, pertemuan ini sebagai ajang pamer kekuatan politik siapa yang paling kuat dan mampu bertahan dari godaan Ketum PDIP Puan Maharani.

Ketiganya tergabung dalam koalisi pemerintahan eksekutif yang dikuasai PDIP sebagai partai pemegang kendali di kabinet Presiden Jokowi.

“Tentu ketiganya masih terikat dalam lingkaran kekuasaan PDIP jadi penjajakan yang dilakoni Puan Maharani lebih kepada “showing power authority,” kata Ikhwan.

“Pertemuan antara petinggi partai politik dalam dinamika koalisi partai politik dapat menggangu konsentrasi dan eksistensi partai koalisi yang sudah terbentuk,” katanya.

Baik itu bagi Koalisi Indoneisa Bersatu ataupun Koalisi Indonedia Raya (KIR).

Pertemuan ini bukan hanya sebatas menjajal koalisi, namun lebih kepada ujian kesetiaan bagi masing-masing koalisi yang sudah resmi akad. Ini lebih kepada godaan Mba Puan Maharani untuk menjajal koalisi.

Ketiga partai ini (PDIP, Gerindra dan Golkar) akan menjadi titik tumpu utama dalam menentukan arah koalisi serta kejelasan koalisi di Pilpres 2024.

Pertama partai Golkar dengan Ketua Umumnya Airlangga Hartarto yang tergabung dalam KIB yang digadang-gadangkan menjadi bakal calon presiden terkuat pilihan KIB.

Kedua partai Gerindra yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang Ketua Umumnya Prabowo Subianto sebagai bakal calon terkuat, kemudian ada Puan Maharani dari PDIP.

Dari ketiga partai ini hanya PDIP yang memenuhi presidential threshold untuk dapat mengusung bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden sendiri.

Namun kenyataannya PDIP tidak bisa berdikari, PDIP butuh pasangan koalisi yang akan digandeng nantinya.

Jika masing-masing koalisi konsisten dengan akad dan janji setia koalisi, ketiga partai ini akan menjadi titik tumpu dalam roadmap koalisi di Pilpres 2024.

Akan ada tiga poros koalisi terbentuk, karena sebelumnya PDIP melalui pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menginginkan Pilpres 2024 idealnya diikuti dua pasangan calon saja.

Jadi ujian berat bagi koalisi yang sudah terbentuk, Itupun bisa berubah ketika Nasdem, PKS dan Demokrat mendeklarasikan koalisi

Sepertinya Nasdem, PKS dan Demokrat menunggu waktu yang tepat untuk mengeluarkan amunisi politik di detik-detik terakhir.***

Berita Terkait

PDIP Beri Tanggapan Terkait Pertemuan Puan Maharani dengan Rosan Roeslani di Acara Buka Bersama
Apresiasi Partai Golkar, Prabowo Subianto: Sebagai Alumni Golkar Kita Harus Belajar, Ilmunya Banyak
Termasuk Kaesang Pangarep, Berikut 3 Nama Calon Kuat Wali Kota Solo Menurut Versi Solo Polling Center
Banyak Kawan Lama yang Nongol Bawa Titipan, Capres Prabowo Subianto Bicara Soal Usulan Menteri Kabinetnya
Soal Permintaan Diskualifikasi Pasangan Capres dan Wapres Terpilih di Pilpres 2024, PAN Beri Tanggapan
Calon Wapres Gibran Rakabuming Raka Angkat Bicara Soal Peluangnya Menjadi Ketua Umum Partai Golkar
Mengarah kepada Sudaryono, Dukungan Internal Partai Gerindra untuk Calon Gubernur Jawa Tengah
Daftar Provinsi yang Gelar Pillkada Serentak pada 27 November 2024, Siapa Calon Gubernur Pilihan Anda?
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 3 April 2024 - 14:30 WIB

PDIP Beri Tanggapan Terkait Pertemuan Puan Maharani dengan Rosan Roeslani di Acara Buka Bersama

Sabtu, 30 Maret 2024 - 14:38 WIB

Apresiasi Partai Golkar, Prabowo Subianto: Sebagai Alumni Golkar Kita Harus Belajar, Ilmunya Banyak

Rabu, 27 Maret 2024 - 14:34 WIB

Termasuk Kaesang Pangarep, Berikut 3 Nama Calon Kuat Wali Kota Solo Menurut Versi Solo Polling Center

Rabu, 27 Maret 2024 - 14:05 WIB

Banyak Kawan Lama yang Nongol Bawa Titipan, Capres Prabowo Subianto Bicara Soal Usulan Menteri Kabinetnya

Senin, 25 Maret 2024 - 09:38 WIB

Soal Permintaan Diskualifikasi Pasangan Capres dan Wapres Terpilih di Pilpres 2024, PAN Beri Tanggapan

Senin, 18 Maret 2024 - 13:49 WIB

Calon Wapres Gibran Rakabuming Raka Angkat Bicara Soal Peluangnya Menjadi Ketua Umum Partai Golkar

Rabu, 6 Maret 2024 - 15:56 WIB

Mengarah kepada Sudaryono, Dukungan Internal Partai Gerindra untuk Calon Gubernur Jawa Tengah

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:48 WIB

Daftar Provinsi yang Gelar Pillkada Serentak pada 27 November 2024, Siapa Calon Gubernur Pilihan Anda?

Berita Terbaru