ARAH NEWS – Musik adalah karya karya seni yang timbul dari pikiran dan perasaan manusia yang dapat dimengerti dan dipahami berupa nada atau suara yang disusun sedemikian rupa.
Sehingga mengandung irama lagu dan keharmonisan sebagai suatu ekspresi diri.
Lagu terbentuk dari kumpulan suara dan irama yang selaras atau harmonis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pengertian musik dapat dipahami, terdapat suara-suara dengan nada yang sudah disusun sesuai komposisi tertentu, sehingga terdengar merdu dan indah di telinga.
Dalam sebuah lagu setiap lirik memiliki makna yang menggambarkan tentang kisah maupun perjalanan hidup yang pernah dialami oleh penyanyi.
Lirik lagu diibaratkan seperti magic yang mampu menghipnotis dan menyentuh alam bawa sadar pendengar.
Sebagai contoh konkrit, jika dalam suasana sedih kita lebih cenderung mendengar lagu galau, jika dalam suasana gembira kita kebih sering mendengarkan lagu yang ceria.
Baca Juga:
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Hal ini disebabkan karena setiap lirik dalam lagu selalu memiliki pesan yang tersirat maupun tersirat yang mampu menggambarkan perjalanan hidup penyanyi dalam setiap lirik dan melodi.
Dalam bebarapa studi disampaikan alunan music memiliki daya cengkram pada jaringan syaraf di otak.
Sebab jaringan syaraf merupakan jaringan motirik yang menerima secara langsung pesan yang tertuang dalam lirik dan melodi.
Saat bernyanyi setiap lirik yang diucapkan akan tertanam dalam pikiran dan bisa berpengaruh pada pisikologi pendengar ataupun penyanyi.
Baca Juga:
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Dengan mendengarkan lagu tentu memberikan beberapa manfaat postif bagi pendengar seperti, menenangkan suasana hati, dan mengatasi stress.
Juga meningkatkan daya ingat, meningkatkan kecerdasan otak, meningkatkan kinerja kognitif serta dapat mengatasi ganguan insomania.
Bercerita tentang Kebersamaan, kasih sayang dan cinta dua insan yang terpisah karena situasi dan keadaan.
Dirangkum kepada media XNews, Sabtu 19 MAret 2022. Lagu “Pretend” merupakan lagu yang menggambarkan keadaan dua insan manusia.
Yang merupakan kaum adam dan kaum hawa (laki-laki & wanita) yang selalu bersama setiap saat saling mencintai dan menyayangi.
Namun akan terpisah karena suatu keadaan dan waktu tertentu demi cita-cita dan impian.
Baca Juga:
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Lagu ini terinspirasi dari kisah nyata dua wanita muda (Mahasiswi) yang saat ini masih menjalani pendidikan pada jenjang perguruan tinggi.
Mereka adalah, Shakira Mutiara Dzikrillah mahasiswi Universitas Brawijaya Jurusan Desain Komunikasi Visual, dan Mutiara Zhara Salsabila mahasiswi Universitas Utara Malaysia Jurusan Intenasional Manajemen Bisnis.
Memiliki hobi yang sama dalam bernyanyi membuat dua mahasiswi ini meciptakan lagu serta membuat rekaman untuk mempublikasi hasil karya mereka di “Spotify”.
Lagu ini diciptakan dan dinyanyikan oleh mereka berdua sebagai media untuk bercerita
Karena keduanya merupakan anak-anak yang pendiam dan suka mendengar dalam keluarga.
Lagu ini mereka persembahkan untuk orang-orang mengalami hal yang sama dalam kehidupan, memang terdengar berat namun sebagai manusia kita harus terus berproses mencari kebahagian dalam mencapai tujuan hidup.
Terdengar berat memang, tapi mereka ingin lagu ini tetap dihadirkan dengan harmoni.
Sehingga, terciptalah sebuah pop-akustik yang bisa membuat kita terhanyut sekaligus termotivasi untuk lebih bisa bersyukur dalam segala hal dan melihat semua permasalahan dari sisi positif. (Arahnews.com/Muhammad Ichsan).***












