India akan Kembangkan Pelabuhan Sabang, Geopolitik Asia Tenggara akan Semakin Menarik

- Pewarta

Senin, 28 Maret 2022 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Balohan. (Dok. Dishub.acehprov.go.id)

Pelabuhan Balohan. (Dok. Dishub.acehprov.go.id)

ARAH NEWS – Pemerintah akan segera mengembangkan Pelabuhan Sabang di Provinsi Aceh.

Pengembangan pelabuhan merupakan kerja sama antara Indonesia dan India serta menjadi bagian dari aktivitas gugus tugas konektivitas antara Aceh dan kepulauan Andaman-Nicobar.

Terkait Pengembangan Pelabuhan Bebas Sabang oleh Pemerintah India akan semakin menarik perhatian, khususnya terkait Geopolitik Kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, Pulau Sabang dan Negara India (Kepulauan Andaman Nicobar) berada di Samudera Hindia dimana merupakan jalur vital perdagangan dunia.

Sekitar lebih setengah dari seluruh kapal kontainer di dunia melewati Samudera Hindia, dan sepertiga lalu lintas kargo curah dunia, serta dua per tiga pengiriman minyak dunia melewati samudera ini.

Namun arti penting jalur pelayaran ini berbanding lurus dengan potensi ancaman keamanan di sekitarnya.

Visi India di kawasan Samudera Hindia tercermin dalam SAGAR yang berarti ocean (samudera), yang fokus pada keamanan dan pertumbuhan di kawasan.

Salah satu implementasi dari kebijakan ini adalah dengan dibentuknya beberapa proyek pembangunan infrastruktur maritim. Proyek ini disebut dengan Project Sagarmala.

Proyek ini telah menghabiskan sekitar 70.000 rupee India untuk proyek infrastruktur dan lebih dari 1 triliun rupee India untuk upgrade 12 pelabuhan besar di India.

Untuk mewujudkan kebijakannya, India harus membangun iklim kepercayaan dan hubungan kerja sama yang baik dengan negara-negara tetangganya.

Heidelberg Institute for International Conflict
Research di tahun 2011 menyebutkan data bahwa kawasan Samudera Hindia merupakan kawasan yang paling bermasalah.

Dan berpotensi sekali untuk sebagai pemantik masalah baik itu kasus di negara-negara pantai sekelilingnya yang berpengaruh pada stabilitas jalur komunikasi kawasan atau bahkan masalah maritim langsung di Samudera Hindia.

Jumlah kasus pertahun yang adalah kejahatan maritim yang marak terjadi di kawasan regional ini seperti pembajakan (piracy), perompakan bersenjata di laut (armed robbery at sea).

Juga sengketa wilayah, terorisme dan pelibatan negara adikuasa di jalur pelayaran Samudera Hindia.

Sedangkan, persoalan lainnya seperti perdagangan gelap melalui laut (illicit trafficking by sea)

Di ujung barat Indonesia, terdapat sebuah kawasan yang dinamakan segitiga emas bahari Saphula. Kawasannya mencakup Sabang-Phuket-Langkawi.

Pesona lautnya menjadi sebuah potensi besar untuk menarik wisatawan. Jadi tak salah jika gelaran Sabang Marine Festival (SMF) 2018 hadir untuk mengeksplor segitiga emas ini. Mengusung ‘Sabang-Golden Marine Tourism Triangle’.

Kawasan Saphula dapat dibangkitkan jika Sabang telah menemukan Investor yang tepat. India menjadi jalan membuka jalur ekonomi Saphula khususnya gugusan pulau di wilayah Sabang Aceh.

Harapannya Sabang dapat diberikan kesempatan seluas-luasnya dikelola oleh asing dengan perjanjian MoU yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk menjadikan Sabang sebagai destinasi Kapal Pesiar Internasional.

Bayangkan sekali kapal pesiar dunia singgah di Sabang saja berapa pendapatan dari situ/atau biaya sewa dermaga yang masuk ke kas daerah tersebut, pasti kawasan itu akan semakin dilirik Internasional

Provinsi kita terutama wilayah Utara Aceh ini dijalur transnasional, jalur maritim dunia, jalur pusat perdagangan, dan Bahkan Jalur Pengungsi Internasional pencari Suaka.

Opini: Muhammad Ichsan, S.Pd, M.Hum, Alumni Magister Kajian Asia Tenggara, Universitas Indonesia dan Staff Ahli Ketua Komite I DPD RI.***

Berita Terkait

Setidaknya 6 Menteri Kabinet Jokowi Bersilaturahmi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri
Jawaban Sufmi Dasco Ahmad Saat Ditanya Soal Waktu Silaturahmi antara Prabowo dengan Megawati
Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Prabowo Subianto Kunjungi PM Malaysia Anwar Ibrahim, Tukar Pendapat Soal Karier dan Pengalaman
Akhirnya Kejaksaan Agung Buka Peluang Periksa Artis Sandra Dewi Terkait Kasus Korupsi PT Timah Tbk
PM Jepang Fumio Kishida Sambut Prabowo Subianto di Tokyo, Ucapkan Selamat atas Kemenangan Pilpres
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi Timah, Kejagung Geledah Rumah Pasangan Harvey Moeis – Sandra Dewi
Prabowo Subianto ke Presiden Tiongkok Xi Jinping Tegaskan Tiongkok Mitra Kunci Indonesia Jaga Stabilitas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 April 2024 - 07:57 WIB

Setidaknya 6 Menteri Kabinet Jokowi Bersilaturahmi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri

Kamis, 11 April 2024 - 07:09 WIB

Jawaban Sufmi Dasco Ahmad Saat Ditanya Soal Waktu Silaturahmi antara Prabowo dengan Megawati

Senin, 8 April 2024 - 06:02 WIB

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kamis, 4 April 2024 - 07:25 WIB

Akhirnya Kejaksaan Agung Buka Peluang Periksa Artis Sandra Dewi Terkait Kasus Korupsi PT Timah Tbk

Kamis, 4 April 2024 - 07:22 WIB

PM Jepang Fumio Kishida Sambut Prabowo Subianto di Tokyo, Ucapkan Selamat atas Kemenangan Pilpres

Selasa, 2 April 2024 - 10:56 WIB

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi Timah, Kejagung Geledah Rumah Pasangan Harvey Moeis – Sandra Dewi

Selasa, 2 April 2024 - 08:49 WIB

Prabowo Subianto ke Presiden Tiongkok Xi Jinping Tegaskan Tiongkok Mitra Kunci Indonesia Jaga Stabilitas

Sabtu, 30 Maret 2024 - 07:38 WIB

Prabowo Semeja dengan Presiden Jokowi Saat Buka Puasa di Istana Negara, Begini Respons Budi Arie Setiadi

Berita Terbaru