Harga Gabah Kering Tinggi, Ganjar Pranowo Tinjau Panen Raya Padi di Kabupaten Batang

- Pewarta

Senin, 13 Februari 2023 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meninjau panen raya padi di Desa Krengseng. (Dok. Berita.batangkab.go.id)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meninjau panen raya padi di Desa Krengseng. (Dok. Berita.batangkab.go.id)

ARAHNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meninjau panen raya padi di Desa Krengseng, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Sabtu 11 Februari 2023.

Peninjauan ini merespon jeritan masyarakat tentang naiknya harga beras yang menyebabkan inflasi di Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, kunjungannya ke Batang untuk menengok proses panen raya padi di Kabupaten Batang yang sudah dimulai beberapa hari ini.

Dalam tinjauan tersebut Ganjar menanyakan permasalahan kepada petani tentang kenaikan harga beras yang lumayan tinggi.

Melihat kondisi di pasar harga beras yang dijual pedagang berkisar Rp12.000,00 per kilo.

“Inilah, saya kesini untuk dapat menjawab persoalan tersebut dengan mengecek kondisi langsung lahan sawah dan petaninya,” jelasnya.

Kabupaten Batang sendiri sudah mulai panen sejak beberapa hari, meskipun cuacanya belum bagus. Jadi alasan kenaikan harga karena beras kebanjiran sudah tidak bisa dijadikan alasan lagi.

“Harga gabah keringnya ternyata relatif lumayan tinggi dan para petani lagi senang dengan kondisi seperti ini.”

“Data dari petani harga gabah kering di Kabupaten Batang dijual Rp5.500,00 sampai Rp5.600,00 per kilo,” tuturnya.

Maka dari itu, saya suruh Dinas Pertanian Provinsi Jateng memetakan lahan sawah yang berpotensi yang sudah panen dimana saja.

“Seperti baru saja dapat kabar dari Kebumen juga sudah panen hari ini sama seperti Kabupaten Batang.”

“Dengan itu harus dihitung berapa harga mulai dari gabah kering panen terus gabah kering giling kemudian menjadi beras agar harga yang keluar wajar,” terangnya.

Bisa dikatakan jawaban dari peninjauan panen raya padi di Kabupaten Batang, panen padi sudah mulai akan berjalan pada beberapa hari ke depan dan nanti pasti akan semakin banyak.

Sehingga, bisa menurunkan harga beras minimal wajar jangan sampai turun sangat anjlok, kasihan dengan petaninya juga.

“Kalau cuaca yang belum mendukung saat ini bisa dicarikan jalan keluar dengan dikelola secara baik bareng-bareng masalah cuaca bisa ditangani dengan mesin drayer,” tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, padi para petani disini bisa diserap oleh Bulog agar kestabilan harga biar cepat direalisasikan.

Stok Bulog sendiri sekarang 17.500 ton di Jateng dan setiap harinya pendistribusian bisa mencapai 500 ton per hari.

“Hal ini menjadi evaluasi bagi kita semua dan saya pribadi harus jujur dengan kondisi pangan kita yang sulit karena beras tidak ada KTPnya,” ujar dia.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja
Peresmian LSP Perikanan Hias Indonesia di Nusatic 2024: Dorong Produktivitas dan Daya Saing Global Industri
Pelaku Pasar Optimis, CSA Index Juni 2024 Naik ke 60: Kinerja IHSG Diperkirakan Membaik
Wijanarko Pimpin Prakonvensi RSKKNI: Transformasi SDM Sektor Keuangan
Memperkuat Standar Profesionalisme: Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia Digelar
Termasuk Arah Kebijakan FED yang Penuh Ketidakpastian, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global
Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen di Tengah Tantangan Global
Ada Potensi Harga Jagung Turun Bahkan Anjlok di Bawah Harga Acuan Saat Puncak Panen Raya Mei 2024
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:29 WIB

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

Peresmian LSP Perikanan Hias Indonesia di Nusatic 2024: Dorong Produktivitas dan Daya Saing Global Industri

Kamis, 6 Juni 2024 - 18:56 WIB

Pelaku Pasar Optimis, CSA Index Juni 2024 Naik ke 60: Kinerja IHSG Diperkirakan Membaik

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:40 WIB

Wijanarko Pimpin Prakonvensi RSKKNI: Transformasi SDM Sektor Keuangan

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:55 WIB

Memperkuat Standar Profesionalisme: Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia Digelar

Rabu, 8 Mei 2024 - 14:06 WIB

Termasuk Arah Kebijakan FED yang Penuh Ketidakpastian, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global

Selasa, 7 Mei 2024 - 10:07 WIB

Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen di Tengah Tantangan Global

Jumat, 3 Mei 2024 - 07:27 WIB

Ada Potensi Harga Jagung Turun Bahkan Anjlok di Bawah Harga Acuan Saat Puncak Panen Raya Mei 2024

Berita Terbaru