Hacker Bjorka Masih Beraksi, Ini Peringatan Keras Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 September 2022 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Presiden Moeldoko. (Dok. kemenag.go.id)

Kepala Staf Presiden Moeldoko. (Dok. kemenag.go.id)

ARAH NEWS – Hacker Bjorka masih menjalankan aksinya sebagai peretas dengan membocorkan data.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko memberikan peringatan keras terhadap hal ini.

Ditegaskan, siapapun yang menganggu kedaulatan data Indonesia harus ditindak tegas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Siapapun yang menggangu kedaulatan data Indonesia harus ditindak tegas, jangan dikasih ampun,” kata Moeldoko dikutip dari siaran persnya, Jumat, 16 September 2022.

Dia mengatakan, kedaulatan data di ruang siber merupakan perpanjangan tangan dari kedaulatan negara.

Untuk itu, pemerintah tak boleh abai mengatasi kebocoran data di ruang siber.

“Kita tidak boleh abai mengatasi ini. Kalau kita abai, kita dianggap lemah,” tegasnya.

Menurut Moeldoko, kasus kebocoran data yang terjadi saat ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk membenahi keamanan siber Indonesia.

Salah satunya, dengan memaksimalkan teknologi anak negeri dan pelibatan para talenta yang menguasai bidang tersebut.

Mantan Panglima TNI ini menilai, kejadian pembocoran data yang dilakukan peretas dengan identitas Bjorka, menjadi sinyal nyata.

Agar pemerintah berbenah diri dan mengatur ulang prioritas keamanan dan perlindungan privasi.

“Kita punya teknologinya, kita juga punya talenta-talenta yang ahli di bidang keamanan siber.”

“Mari kita gerakkan sumber daya itu untuk membangun pondasi demi mewujudkan kedaulatan keamanan siber nasional,” jelasnya.

“Dengan teknologi anak bangsa, data tidak hanya aman tapi juga bisa kita kontrol,” tandas Moeldoko.***

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H untuk Tingkatkan Literasi Investasi
Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil
Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel
5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis
Harga Beras Tak Kunjung Turun, Program Bantuan Pangan Jadi Penyangga
GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Prabowo Amankan Pasokan Beras dengan Izin Khusus untuk Penggilingan Skala Besar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H untuk Tingkatkan Literasi Investasi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:43 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil

Minggu, 14 September 2025 - 01:05 WIB

Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel

Rabu, 3 September 2025 - 08:17 WIB

5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis

Berita Terbaru