Gabung dengan PKB, Susno Duadji: Saya Memang Warga Nahdliyin dari Orang Tua

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 23 Maret 2023 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. (Purn), Susno Duadji. (Instagram.com/@susno_duadji)

Mantan kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. (Purn), Susno Duadji. (Instagram.com/@susno_duadji)

ARAHNEWS.COM – Mantan kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. (Purn) Susno Duadji berkomitmen mengusung misi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam membasmi rekayasa hukum setelah dirinya resmi bergabung sebagai bakal calon legislatif (caleg) partai tersebut.

“Visi misi saya tidak jauh dengan visi misi partai. Misalnya, penegakan hukum, menghilangkan rekayasa hukum, dan sebagainya.”

“Jadi, saya tidak akan menyimpang dari visi dan misi partai, baik saya duduk di DPR atau tidak,” kata Susno di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Jakarta Pusat, Selasa 21 Maret 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Susno mengatakan dirinya pernah merasakan bagaimana situasi berhadapan dengan hukum, bahkan saat dia menjabat sebagai kepala Bareskrim Polri.

“Kabareskrim yang sedang menjabat saja-karena saya menangani kasus-kasus besar termasuk Gayus Tambunan-belum selesai kasus itu saya tangani, saya sudah ditangkap, yang menangkap anak buah saya sendiri, begitu kan. Sampai tiga kali saya ditangkap,” katanya.

Konten artikel ini dikutip dari media online Hello.id, salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Oleh karena itu, dia berharap sistem hukum di Indonesia bisa ditegakkan secara imparsial dan tidak dijadikan sebagai alat untuk menyerang atau membenarkan tujuan kelompok tertentu.

Dia mengaku tidak memasang target sebagai legislator dalam Pemilu 2024.

Menurutnya, aspirasi menegakkan supremasi hukum tetap bisa dilakukan meski dirinya tidak duduk di Komplek Parlemen Senayan.

“Saya akan menyalurkan aspirasi saya walaupun saya tidak duduk di DPR. Kan ada teman-teman di DPR nanti kan,” kata Susno.

Dia pun mengungkapkan bahwa pilihan untuk bergabung ke PKB bukan hanya baru-baru ini, melainkan sudah sejak lahir menjadi bagian dari PKB dan Nahdlatul Ulama (NU).

“Mungkin rekan-rekan bertanya kenapa saya pilih PKB? Saya sebenarnya tidak memilih, saya itu memang warga Nahdliyin dari orang tua saya, tapi karena saya polisi kan tidak boleh berorganisasi, tapi NU-nya tetap di hati,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Daniel Johan mengungkapkan Susno Duadji akan diusung sebagai bakal caleg PKB di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan II.

Meski demikian, Susno juga akan berjuang hingga Sumsel I demi menambah pundi-pundi suara PKB.

“Pak Susno akan maju di Dapil Sumsel II. Dengan penuh keyakinan, Pak Susno akan berjuang tanpa memperhatikan dia akan jadi anggota DPR atau tidak, tapi Pak Susno akan berjuang penuh keliling ke 11 kabupaten dan kota, bahkan ke Sumsel I dengan seluruh energinya.”

“Bismillahirrahmanirrahim, Pak Susno akan menambah dua kursi,” ujar Daniel.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru