Menu

Mode Gelap
Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi 20 Plus Media Online FSMN Siap untuk Publikasikan Aksi Korporasi dan Kegiatan Politik Anda Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun Insya Allah 2024, Gus Dur Sempat Bilang Pak Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua

Politik · 13 Apr 2022 15:15 WIB ·

Elektabilitas Prabowo Subianto Sudah Tembus 60 Persen dalam Simulasi Head to Head


					Menteri pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo) Perbesar

Menteri pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

ARAH NEWS – Direktur eksekutif Survey and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara kembali merilis hasil survei yang dilakukan lembaganya, untuk memotret kembali seperti apa potensi suara di Pilpres 2024 mendatang.

Salah satu indikator yang digunakan di dalam survei tersebut adalah mengukur tingkat elektabilitas dengan konsep perbandingan (head to head) nama-nama Capres potensial.

Tujuannya adalah untuk mengukur seperti apa indikasi perspektif masyarakat terhadap nama calon yang disodorkan.

Prabowo Subianto lawan capres potensial.

Dari perspektif head to head, ditemukan nama Menteri Pertahanan Republik Indonesia itu berada di posisi unggul jika dihadapkan dengan 6 (enam) nama.

Ketujuh nama tersebut antara lain ; Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Erick Thohir, Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar.

Salah satunya adalah ketika dihadapkan dengan Ganjar Pranowo.

Baca Juga:  Rekat Indonesia Gelar Pertemuan dengan 150 Tokoh Bangsa untuk Perkuat Persatuan Umat

Didapati suara publik lebih mendominasi Prabowo Subianto dengan 52,8 persen.

Sedangkan Ganjar hanya memperoleh 38,5 persen dengan undecided voters 8,7 persen.

Lalu ketika Prabowo Subianto dihadapkan dengan Anies Baswedan pun ia tetap unggul.

Dimana Prabowo Subianto mendapat 53,4 persen, sementara Anies hanya mendapat 38,1 persen dengan undecided voters 8,5 persen.

Sementara ketika dihadapkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun, Prabowo juga malah jauh lebih unggul, yakni mendapatkan 58,9 persen.

Sementara AHY hanya mendapatkan 27,7 persen dengan undecided voters 13,4 persen.

Apalagi jika dihadapkan dengan Erick Thohir, Prabowo Subianto jelas sangat jauh lebih unggul, yakni mendapatkan 60,3 persen.

Sedangkan Erick hanya mendapatkan 24,3 persen dengan undecided voters 8,7 persen.

Selanjutnya, Igor mencoba membandingkan dengan dua nama capres potensial lainnya, yakni Airlangga Hartarto maupun Muhaimin Iskandar.

Baca Juga:  Gerindra Siap Menangkan Prabowo Presiden, Muzani: Jatim Potensi Jadi Basis Kemenangan

Lawan dua Ketua Umum Partai Politik ini pun, Prabowo masih jauh lebih unggul. Prabowo Airlangga (65 persen vs 20,9 persen, dengan undecided voters 14,1 persen).

Sementara Prabowo Muhaimin (68,2 persen vs 14,7 persen, dengan undecided voters 17,1 persen).

“Semua capres tak dapat memenangkan pertarungan bila berhadapan dengan Prabowo.”

“Berhadapan dengan Ganjar, Anies dan AHY, Prabowo mampu memeroleh tingkat elektabilitas di atas 50 persen,” kata Igor dalam rilis surveinya, Rabu, 13 April 2022.

Sementara ketika dihadapkan dengan Erick hingga Muhaimin, tingkat elektabilitas Prabowo bisa lebih besar lagi, yakni di atas 60 persen.

“Elektabilitasnya terus meningkat bila berhadapan dengan capres lain,” ujarnya.

Lantas bagaimana jika nama Prabowo Subianto dikeluarkan dari pola head to head tersebut, nama seperti Ganjar, Anies maupun AHY langsung merangkak naik.

Baca Juga:  Prabowo Teratas di Bursa Capres 2024, Elektabilitas Gerindra Meningkat Signifikan

Namun sayangnya tidak bisa lebih besar ketika Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu dilibatkan.

“Pola umum kedua adalah bila Prabowo dihilangkan dari simulasi ini maka undecided voters meningkat.”

“Ganjar bersaing sengit Anies namun dari semua capres tidak ada yang mampu meraih angka di atas 50 persen,” terangnya.

Survei SPIN dilakukan pada tanggal 28 Maret sampai 7 April 2022 dengan total jumlah responden 1.230, berusia minimal 17 tahun yang tersebar di 34 provinsi, dengan metode multi-stage random, tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error (MoE) sebesar ± 2,8 persen.

Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan bantuan kuesioner. Kontrol kualitas 10 persen dari sampel.***

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia

9 Mei 2022 - 10:10 WIB

Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi

6 Mei 2022 - 10:36 WIB

Mengapa Jokowi Tak Shalat Bersama Menteri dan Pejabat Tinggi Lain di Masjid Istiqlal?

5 Mei 2022 - 08:08 WIB

Insya Allah 2024, Gus Dur Sempat Bilang Pak Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua

4 Mei 2022 - 23:22 WIB

Kunjungi Jatim, Prabowo Silaturahmi ke Pondok Pesantren Walisongo dan Al-Qodiri

3 Mei 2022 - 18:38 WIB

Alasan PSI Mengambil Posisi Sebagai Partai Politik yang Sering Disebut Aneh

3 Mei 2022 - 09:45 WIB

Trending di Politik