Dukungan Perhutani dalam Swasembada Pangan di Sektor Gula Belum Maksimal

- Pewarta

Minggu, 18 September 2022 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji. (Dok. Dpr.go.id)

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji. (Dok. Dpr.go.id)

ARAH NEWS – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji menilai dukungan pada swasembada pangan, dalam hal ini dari sektor gula dirasa masih belum maksimal, dikarenakan masih ada persoalan konflik sosial di lapangan yang belum diselesaikan oleh Perusahaan Umum (Perum) Perhutani.

Sarmuji menambahkan, pihaknya juga ingin mendalami kesiapan Perhutani dalam memberikan dukungan pada swasembada pangan dari komoditas gula.

Karena menurutnya ada banyak lahan Perhutani yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Nah yang begitu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk memberikan dukungan pada swasembada pangan kita.”

“Khususnya pada hal ini gula yang bisa ditanam di lahan-lahan Perhutani, Itulah sebenarnya yang ingin kita dalami dan tentu saja masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh Perhutani saja.”

“Karena banyak persoalan yang mesti diselesaikan dengan kementerian dan lembaga yang lain,” kata Sarmuji.

Sarmuji menyampaikan hal itu usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI dengan Perum Perhutani di Malang, Jawa Timur, Kamis, 15 September 2022.

Politisi Partai Golkar tersebut juga menjelaskan terkait dengan adanya merger di beberapa anak perusahaan Perum Perhutani dan mendorong agar Perum Perhutani berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.

Untuk memastikan status dan luas kawasan yang dikelola oleh perusahaan dalam rangka mencegah pengambilalihan kawasan yang dikelola oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab.

“Jadi ada merger di beberapa anak perusahaan tentu kita ingin memantau perkembanganya seperti apa,” tanya Sarmuji.

“Kemudian kita juga ingin mendengarkan penjelasan dari Perhutani tentang persoalan-persoalan yang ada di lapangan, karena Perhutani itu persoalan di lapangannya sangat kompleks.”

“Lahan hutannya berada di sekitar pemukiman masyarakat, lalu kadang-kadang ada konflik sosial di lapangan dan sebagainya.”

“Banyak sekali problem di lapangan, kita ingin mendengarkan bagaimana Perhutani mengelola lahan terutama sebagian lahan yang diperuntukkan bagi masyarakat perhutanan sosial,” tandas legislator dapil Jawa Timur VI tersebut.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

RAPBN 2025 Fasilitasi Ruang Fiskal untuk Program Makan Siang Gratis, Begini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani
Terkait Soal Uang Pecahan 1.0 yang Viral.di Medsos, Berikut Ini Penjelasan Resmi Pihak Bank Indonesia
PT Waskita Karya Tbk dan PT Waskita Toll Road Tinjau Lokasi untuk Penanganan Tol Bocimi Longsor
Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Tirta Kahuripan Tetap Layani 225.134 Pelanggan
CSA Index: Outlook Terbaru Tentang Kondisi Pasar Modal dan Proyeksi Kinerja IHSG
Kunjungan Berkesan: LSP PM dan BNSP Tingkatkan Profesionalisme
BNSP dan LSP Talenta Wirausaha Nusantara: Upaya Bersama Mendorong Usaha Mikro Indonesia
Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Bapanas dan Bulog Siap Salurkan Beras SPHP dan CPB untuk Masyarakat
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 08:19 WIB

RAPBN 2025 Fasilitasi Ruang Fiskal untuk Program Makan Siang Gratis, Begini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani

Senin, 8 April 2024 - 11:23 WIB

Terkait Soal Uang Pecahan 1.0 yang Viral.di Medsos, Berikut Ini Penjelasan Resmi Pihak Bank Indonesia

Kamis, 4 April 2024 - 10:59 WIB

PT Waskita Karya Tbk dan PT Waskita Toll Road Tinjau Lokasi untuk Penanganan Tol Bocimi Longsor

Rabu, 3 April 2024 - 11:04 WIB

Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Tirta Kahuripan Tetap Layani 225.134 Pelanggan

Selasa, 2 April 2024 - 00:04 WIB

CSA Index: Outlook Terbaru Tentang Kondisi Pasar Modal dan Proyeksi Kinerja IHSG

Minggu, 17 Maret 2024 - 02:14 WIB

Kunjungan Berkesan: LSP PM dan BNSP Tingkatkan Profesionalisme

Sabtu, 9 Maret 2024 - 03:34 WIB

BNSP dan LSP Talenta Wirausaha Nusantara: Upaya Bersama Mendorong Usaha Mikro Indonesia

Selasa, 5 Maret 2024 - 14:51 WIB

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Bapanas dan Bulog Siap Salurkan Beras SPHP dan CPB untuk Masyarakat

Berita Terbaru