Calon Presiden Prabowo Subianto Ungkap Kesamaan Pandangan dengan Jokowi Soal Hilirisasi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 12 Desember 2023 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran kepada para seluruh kader dan relawan yang hadir di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. (Dok. Tim Media Prabowo-Gibran)

Acara Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran kepada para seluruh kader dan relawan yang hadir di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. (Dok. Tim Media Prabowo-Gibran)

ARAHNEWS.COM – Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengungkapkan kesamaan pemikirannya dengan Presiden Joko Widodo Jokowi perihal kebijakan hilirisasi.

Hal ini diungkapkannya di hadapan ribuan kader dan relawan Prabowo-Gibran saat acara Konsolidasi Pemenangan yang dihelat di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12/2023).

Prabowo mengatakan kebijakan hilirisasi yang mendorong produksi komoditas di dalam negeri oleh industri lokal akan berdampak positif bagi bangsa dan negara Indonesia nantinya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo menyatakan bahwa dirinya bersatu dengan Jokowi bukan karena hubungan baik semata.

Melainkan, seirama atas pemikiran strategi bangsa Indonesia untuk memakmurkan seluruh rakyat Indonesia melalui kebijakan tersebut.

Lihat juga konten video, di sini: Kalau Prabowo – Gibran Menang Semua Kekuatan akan Dirangkul, Tak Ada yang Ditinggalkan

“Karena itu, saya bersatu dengan Jokowi tidak hanya karena hubungan baik, karena pemikiran kita, strategi kita pandangan kita untuk Indonesia maju,” ujar Prabowo.

Dengan adanya kebijakan itu Prabowo mengatakan bahkan banyak negara asing yang gusar dan risau.

Karena negara asing ingin pasokan Sumber Daya Alam yang dimiliki Indonesia dapat dijual murah ke luar dan diolah oleh industri mereka.

Lihat juga konten video, di sini: Calon Presiden Prabowo Subianto Ungkap Kesamaan Pandangan dengan Jokowi Soal Hilirisasi

Akan tetapi, dengan sikap tegas Jokowi berkata tidak dan melarang hal tersebut, terbukti hal ini menguntungkan negara Indonesia dari sisi penambahan nilai.

“Kita harus pastikan Sumber Daya Alam kita, nilai tambah untuk kepentingan kita sendiri, kita harus punya mobil, motor buatan Indonesia”.

“Pesawat terbang, televisi, komputer buatan anak Indonesia, semuanya harus bisa kita buat,” ujar Prabowo

Untuk itu, Prabowo-Gibran memiliki cita-cita yang senada dengan Jokowi agar bangsa Indonesia kelak tidak menjadi pasar untuk asing.

Melainkan untuk bisa memproduksi barang-barang di negara sendiri.

“Kita tidak mau jadi pasar untuk orang lain, kita mau jadi bangsa yang produksi barang-barang sendiri,” ungkap Prabowo.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru