Bentuk Tim Investigasi Independen Usut Tragedi Sepak Bola Malang, Tapi Bukan oleh Tm PSSI

- Pewarta

Minggu, 2 Oktober 2022 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di salah satu tribun, kira-kira 15 menit sebelem terjadinya Tragedi Sepak Bola Malang di Kanjuruhan. (Instagram.com/@bin.anies)

Suasana di salah satu tribun, kira-kira 15 menit sebelem terjadinya Tragedi Sepak Bola Malang di Kanjuruhan. (Instagram.com/@bin.anies)

ARAH NEWS – Terhadap tragedi bola di Malang, yang menewaskan 129 penonton, berikut 6 poin catatan keras Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI):

1. Mengucapkan duka yang mendalam terhadap korban dan keluarga korban, sebagai konsumen pertandingan bola;

2. Mengecam dengan keras atas tragedi tersebut. Tragedi ini harus diusut tuntas.

Dari mulai penyelenggaran, pemilihan tempat, sampai tindakan di lapangan oleh kepolisian;

3. Mendesak managemen penyelenggara, khususnya managemen Arema untuk bertanggung jawab, baik secara perdata dan atau bahkan pidana.

Secara perdata, managemen dan penyelenggara harus memberikan kompensasi dan ganti rugi thd korban dan keluarga korban (ahli waris);

4. Mendesak untuk dibentuk tim investigasi independen, bukan tim yang dibentuk oleh PSSI.

Sebab dalam kasus ini, PSSI adalah pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban.

5. Tragedi ini hanya akan membuat wajah dan dunia sepak bola Indonesia makin tercoreng, dan berpotensi dikenai sanksi keras oleh FIFA;

6. Mendesak PSSI untuk memberikan sanksi keras pada klub (degradasi) yang suporternya melakukan tindakan pelanggaran.

Oleh: Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Kaesang Pangarep Tanggapi Gibran Rakabuming Terima Pinangan Partai Golkar sebagai Cawapres Prabowo
Karirnya Melejit Lewat Hobi Game, Ini Kata Yanshen Lim
LOC Fokus Membuka Stan Informasi Tiket demi Memastikan Kemudahan Akses Penonton
Pertandingan Sepak Bola Piala Dunia U-17 2023, Gibran: Solo Siap, Stadion Manahan Telah Dipersiapkan
Final Sepakbola Sea Games-32 di Kamboja, Indonesia VS Thailand: Inilah Saatnya Indonesia Bersatu!
Skuad Bulutangkis Indonesia Rebut Juara Bulutangkis Turnamen Indonesia Masters
Iwan Budianto Ungkap Alasan Minta Namanya Dihapus dari Daftar Calon Waketum PSSI
Yenny Wahid Angkat Bicara, Tanggapi Erick Thohir yang Maju calon Ketua Umum PSSI
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 22 Oktober 2023 - 14:55 WIB

Kaesang Pangarep Tanggapi Gibran Rakabuming Terima Pinangan Partai Golkar sebagai Cawapres Prabowo

Kamis, 7 September 2023 - 13:36 WIB

Karirnya Melejit Lewat Hobi Game, Ini Kata Yanshen Lim

Senin, 26 Juni 2023 - 20:04 WIB

LOC Fokus Membuka Stan Informasi Tiket demi Memastikan Kemudahan Akses Penonton

Senin, 26 Juni 2023 - 16:50 WIB

Pertandingan Sepak Bola Piala Dunia U-17 2023, Gibran: Solo Siap, Stadion Manahan Telah Dipersiapkan

Senin, 15 Mei 2023 - 09:15 WIB

Final Sepakbola Sea Games-32 di Kamboja, Indonesia VS Thailand: Inilah Saatnya Indonesia Bersatu!

Senin, 30 Januari 2023 - 15:58 WIB

Skuad Bulutangkis Indonesia Rebut Juara Bulutangkis Turnamen Indonesia Masters

Rabu, 18 Januari 2023 - 10:26 WIB

Iwan Budianto Ungkap Alasan Minta Namanya Dihapus dari Daftar Calon Waketum PSSI

Selasa, 17 Januari 2023 - 10:01 WIB

Yenny Wahid Angkat Bicara, Tanggapi Erick Thohir yang Maju calon Ketua Umum PSSI

Berita Terbaru