Bambang Soesatyo Dorong Investor Amerika Serikat Investasi di Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 Juli 2022 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Soesatyo menerima Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani. (Dok. MPR RI)

Bambang Soesatyo menerima Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani. (Dok. MPR RI)

ARAH NEWS – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berharap dibawah kepemimpinan Duta Besar Rosan Roeslani, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington DC, Amerika Serikat bisa meningkatkan hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Amerika Serikat.

Latar belakang Duta Besar Rosan Roeslani sebagai pengusaha juga memberikan nilai lebih agar KBRI di Washington Amerika Serikat bisa menarik sebanyak mungkin investor dari Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia.

“Peluang investasi di Indonesia antara lain pada industri kesehatan, teknologi finansial, dan teknologi ramah lingkungan. Serta pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) khususnya pembangkit listrik yang bersumber dari panas bumi dan angin.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam mempromosikan Indonesia sebagai destinasi investasi bagi Amerika Serikat, Duta Besar Rosan Roeslani bisa memanfaatkan forum US Chamber of Commerce dan US-ASEAN Business Council yang didalamnya berisi ratusan pengusaha Amerika Serikat,” ujar Bamsoet

Bamsoet menyampaikan hal itu usai menerima Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani, di Jakarta, Rabu 27 Juli 2022.

Bamsoet menjelaskan, selain mendatangkan investasi, KBRI di Washington DC, Amerika Serikat juga harus bisa menciptakan diferensiasi pasar bagi berbagai produk Indonesia agar bisa masuk ke Amerika.

Salah satu peluang yang bisa ditingkatkan yakni pada sektor gastrodiplomasi kuliner, yakni berupa produk rempah-rempah Indonesia.

“Nilai ekspor rempah-rempah Indonesia ke Amerika Serikat pada tahun 2020 mencapai USD 175 juta. Pada periode Januari-Juni 2021, meningkat 1,22 persen menjadi USD 83,25 juta.”

“Menunjukan bahwa peluang pasar Amerika Serikat untuk produk rempah-rempah Indonesia masih sangat tinggi,” jelas Bamsoet.

Bamsoet menerangkan, pada November 2020 lalu, pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pendanaan infrastruktur dan perdagangan senilai USD 750 juta.

Serta penandatanganan Letter of Interest (LoI) dari United States International Development Finance Corporation (DFC) yang akan menginvestasikan USD 2 miliar (setara Rp 28,3 triliun) untuk Sovereign Wealth Fund/SWF (Lembaga Pengelola Investasi di Indonesia).

“Kedua perjanjian tersebut ditandatangani di akhir periode pemerintahan Presiden Trump.”

“KBRI Washington perlu mengawal agar di masa pemerintahan Presiden Joe Biden, kedua kesepakatan yang telah ditandatangani tersebut bisa tetap bisa terealisasi,” pungkas Bamsoet.***

Berita Terkait

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
7 Cara Memilih Payout Service Provider Terpercaya untuk Transaksi Bisnis
Di Tengah Koreksi, Sektor Konsumsi Tetap Menjadi Primadona
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Analisis BI: Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Lebih dari 5,1 Persen
Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers
IHSG Berpeluang Tembus 8.000, CSA Index Agustus 2025 Jadi Pendorong Psikologis

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:29 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Senin, 22 September 2025 - 16:04 WIB

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Jumat, 19 September 2025 - 11:31 WIB

7 Cara Memilih Payout Service Provider Terpercaya untuk Transaksi Bisnis

Sabtu, 13 September 2025 - 17:31 WIB

Di Tengah Koreksi, Sektor Konsumsi Tetap Menjadi Primadona

Jumat, 12 September 2025 - 15:56 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru