Anies Baswedan Dipastikan Maju Pada Pilpres 2024, Begini Argumentasi Pengamat Politik

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 18 Juli 2022 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (Instagram.com/@aniestoday)

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (Instagram.com/@aniestoday)

ARAH NEWS – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dipastikan maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan oleh pengamat politik dan pendiri Indonesia Political Power (Indopolpower) Ikhwan Arif.

Sebagai gubernur dan figur yang mempuyai elektabilitas yang cukup tinggi, Anies berpeluang untuk maju sebagai capres atau cawapres.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita lihat dari hasil beberapa lembaga survei nama Anies sering muncul. Bahkan diprediksikan sebagai rival Ganjar Pranowo.”

“Anies Baswedan dipastikan maju menjadi capres, tentu jika partai koalisi tertarik dengan hasil elektabilitas Anies” kata Ikhwan Arif di Jakarta, 18 Juli 2022.

Menurut Ikhwan, Anies berpeluang menjadi capres di 2024. Ia menilai melalui peluang ini, partai politik harus gercep memberikan dukungan politik kepada Anies.

Terutama bagi parpol koalisi yang belum menentukan bakalcalon, meskipun koalisi sudah terbentuk.

“Peluang Anies sangat tinggi untuk maju jadi capres atau cawapres, menurut saya, partai politik yang sudah mengantongi nama Anies, dipastikan akan tetap mengusung Anis nantinya di Pilpres 2024” ucapnya.

Elektabilitas Anies sendiri terbilang cukup tinggi dalam berbagai survei capres 2024.

Bahkan, Partai NasDem mengumumkan Anies sebagai salah satu bakal capres bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Hingga hari ini, nama Anies sering muncul di beberapa lembaga survei, jadi belum tentu Anies tidak mendapatkan dukungan untuk maju sebagai capres.

“Oleh karena itu, ada yang mengatakan Anies tidak mungkin mendapat dukungan menuju capres, itu tidak pasti.”

“Sampai saat ini proses eliminasi Anies dari bursa pencalonan kan belum ada” kata Ikhwan Arif

Proses koalisi politik masih terganjal oleh partai-partai besar yang belum menentukan nama-nama kandidat yang akan diusung.

“Jadi, proses koalisi masih panjang, partai koalisi atau poros koalisi masih terganjal oleh partai-partai besar yang belum menentukan nama-nama kandidat” ujarnya.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru