ARAHNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK
Nawawi Pomolango menggantikan Firli Bahuri yang telah menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Dalam keterangannya, Jokowi enggan membeberkan alasan dirinya menunjuk Nawawi Pomolango menjadi Ketua KPK.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mantan Gubernur DKI ini menyebut ada banyak pertimbangan memilih Nawawi sebagai Ketua KPK.
“Ya banyak pertimbangan tapi enggak bisa saya sampaikan,” kata Jokowi, Sabtu (25/11/2023).
Lihat juga konten video, di sini: VIDEO: Calon Presiden Prabowo Subianto Minta Tetap Senyum dan Baik, Apapun yang Coba Dilakukan ke Kita
“Banyak pertimbangan memang. Pilihannya ada empat (Wakil Ketua KPK), tetapi apapun kita harus memilih satu (Ketua KPK sementara).”
Baca Juga:
Hisense Luncurkan Seri Proyektor C3 Terbaru, Wujudkan “Home Entertainment” yang Imersif
Energi Bersih untuk Semua Orang: BLUETTI dan UN-Habitat Perluas Program Energi Bersih ke Nigeria
“Enggak mungkin empat-empatnya kita memilih,” lanjutnya.
Nawawi adalah satu dari empat Wakil Ketua KPK periode 2019-2023.
Lihat juga konten video, di sini: VIDEO: Ridwan Kamil Jadi Ketua TKD Jabar, Yakin Pasangan Capres Cawapres Prabowo – Gibran Menang 2024
Jokowi mengatakan bahwa pemilihan Ketua KPK sementara sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Baca Juga:
Yokogawa Luncurkan Industrial Cyber Resilience Center, Perkuat Kesiapan “OT Cyber” di Asia Tenggara
“Ya sudah saya tandatangani tadi malam (Keppres pengangkatan Ketua KPK sementara) dan saya kira sudah tahu semuanya memang aturannya seperti itu,” urainya.
Jokowi pun berharap Nawawi bisa membawa KPK menjadi lembaga pemberantasan korupsi yang lebih baik.
“KPK bisa berjalan dengan baik sampai nanti terpilihnya ketua yang baru,” tandas Jokowi.***









