ARAHNEWS.COM – Hasil survei terbaru dari Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meraih elektabilitas tertinggi.
Elektabilitas Erick Thohir tertinggi sebagai calon wakil presiden (cawapres) di antara sejumlah nama potensial lainnya.
“Untuk (bakal) cawapres ini adalah nama-nama yang kami tawarkan kepada publik, tertinggi Erick Thohir,” kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dedi Kurnia Syah menyebutkan dalam simulasi pertanyaan semi terbuka dengan 20 pilihan nama yang diajukan kepada responden, Erick Thohir menempati urutan pertama dengan tingkat elektabilitas sebesar 15,5 persen.
Dedi Kurnia Syah menyebut bahwa elektabilitas tertinggi juga secara konsisten diperoleh Erick Thohir.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Ketua Umum PAN Minta Tunggu Tanggal Mainnya Soal Erick Thohir Jadi Cawapres Ganjar atau Prabowo
Saat dipasangkan dengan tiga nama kandidat potensial calon presiden (capres), yakni Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.
Baca Juga:
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
“Disandingkan dengan Prabowo Subianto, dia (Erick) akan dapat 21,4 persen pemilih yang setuju dengan Erick Thohir-Prabowo.”
“Ada 20,5 persen setuju Erick Thohir disandingkan dengan Anies Baswedan dan 26,8 persen kalau Erick Thohir disandingkan dengan Ganjar Pranowo,” tuturnya.
Dia menilai tingginya elektabilitas Erick Thohir dalam survei itu disebabkan oleh kinerja maupun gebrakan darinya yang mampu menarik cukup besar perhatian publik.
“Karena faktor Piala Dunia, kemudian PSSI, kemudian akan ada agenda (sepak bola Indonesia lawan) Argentina misalnya,” ujar Dedi.
Baca Juga:
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Setah Erick Thohir di urutan kedua elektabilitas tertinggi ditempati oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dengan elektabilitas sebesar 11,1 persen.
Kemudian, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berada di urutan ketiga dengan perolehan sebesar 10,9 persen.
“Ridwan Kamil di posisi keempat (sebesar) 6,7 persen,” tambah Dedi Kurnia Syah saat menyampaikan hasil survei di Jakarta Pusat, Jumat, 16 Juni 2023.
Selanjutnya, di urutan kelima hingga seterusnya, secara berturut-turut diisi oleh Sandiaga Uno (6,5 persen), Airlangga Hartarto (3,8 persen).
Puan Maharani (3,1 persen), Muhammad Zainul Majdi (1,9 persen), Andika Perkasa (1,9 persen), dan Susi Pudjiastuti (1,7 persen).
Berikutnya, Tri Rismaharini (1,4 persen), Muhaimin Iskandar (1,2 persen), Tito Karnavian (1,1 persen), Basuki Hadimoeljono (0,8 persen).
Baca Juga:
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Zulkifli Hasan (0,8 persen), Khofifah Indarparawansa (0,4 persen), Salim Segaf Aljufri (0,2 persen), serta Surya Paloh (0,1 persen).
Survei IPO itu dilakukan pada 5-13 Juni 2023 dengan menggunakan metode multistage random sampling dan diikuti sebanyak 1.200 responden.
Batas kesalahan atau margin of error survei itu sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.***










