ARAHNEWS.COM – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berpeluang menjadi calon wakil presiden (cawapres) potensial mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
“Golden ticket ada pada Pak Muhaimin,” kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Komisi Pemilihan Umum (KPU RI), Sabtu.
Menurutnya, Cak Imin dan Prabowo sudah meneken perjanjian kerja sama politik untuk tahun 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, keputusan calon presiden dan wakil presiden ada di tangan kedua belah pihak.
“Mereka mendiskusikannya di antara mereka sendiri,” tambahnya.
Baca artikel menarik lainya di sini: Penyanyi Once Mekel, Komedian Denny Cagur, hingga Penyanyi Marcell Siahaan Menjadi Politisi PDIP
Sebelumnya, Cak Imin menyatakan kesiapannya untuk mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden potensial pada Pemilu 2024.
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
“Insya Allah. Kalau Pak Prabowo sudah bertekad, kami pasti siap dukung,” kata Cak Imin, Kamis, 11 Mei 2023 di Jalan Tegalan No 27, Jakarta Timur.
Ia pun dengan lapang dada menerima keputusan Prabowo yang akan dicalonkan sebagai calon presiden pada Pemilihan Umum 2024 oleh Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Oleh karena itu, Cak Imin menyatakan akan mengumumkan secara resmi keputusan tersebut kepada publik.
Cak Imin juga ditanya media soal kunjungannya ke beberapa mantan wakil presiden dengan tujuan mengamankan posisi sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
Baca Juga:
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Cak Imin menjelaskan masih mengincar posisi presiden namun, Cak Imin tidak keberatan jika dirinya menjadi calon wakil presiden yang potensial.
Dia mengakui peran penting wakil presiden dalam mendukung presiden.
“Kita harus tetap menghormati dan memberikan apresiasi yang tinggi atas upaya para wakil presiden,” jelasnya.***









