Rakyat Sedang Susah, Tidak Tepat Naikan Harga BBM Tahun Ini Maupun Tahun-tahun Berikutnya

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 22 Agustus 2022 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Badan Anggaran DPR RI Dr H. Irwan S.IP M.P. (Dok. Dpr.go.id)

Anggota Badan Anggaran DPR RI Dr H. Irwan S.IP M.P. (Dok. Dpr.go.id)

ARAH NEWS – Pemerintah tidak tepat menaikan harga BBM di tahun ini, maupun tahun-tahun berikutnya karena saat ini rakyat sedang susah.

Di tengah kondisi dunia yang sulit, pemerintah seharusnya membantu rakyat, bukan malah membebankan masalah tersebut kepda rakyat.

Demikian disampaikan Anggota Banggar DPR RI Irwan kepada para wartawan, Senin, 22 Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irwan menilai, kenaikan BBM akan berdampak langsung bagi rakyat kebanyakan seperti UMKM, buruh, tani, nelayan, bahkan karyawan swasta, maupun pegawai pemerintahan itu sendiri.

Irwan berpendapat, dengan kenaikan harga BBM ini akan terjadi efek domino.

“Karena mereka semua butuh hidup untuk bekerja, sedangkan biaya transportasi dan logistik otomatis akan naik.”

“Sedangkan kenaikan tersebut tidak sebanding dengan kenaikan penghasilan mereka,” jelas politisi Partai Demokrat ini.

Efek tidak langsung dari kenaikan BBM ini, jelas Irwan, juga akan berdampak terhadap sektor-sektor lain seperti biaya pendidikan, kesehatan, pariwisata, infrastruktur, dan lain-lain.

“Seharusnya pemerintah bisa fokus membenahi kebocoran BBM bersubsidi. Di mana-mana kita lihat di sekitar kita, banyak subsidi tidak tepat sasaran.”

“Kalau di tingkat grassroot saja nampak nyata, bagaimana di tingkat atas (kelas kakap),” tegas Irwan.

Program pemerintah yang akan memberlakukan subsidi BBM yang tepat sasaran melalui aplikasi seperti MyPertamina, tambah Irwan, perlu diapresiasi”.

“Tetapi hal itu baru sebagian kecil usaha yang dilakukan karena baru menyasar orang kebanyakan.

“Di atas sana masih banyak yang perlu dibenahi, terutama terkait penjualan BBM ilegal yang sistematis dan terstruktur.”

“Seharusnya fokusnya ke sini saja, daripada meminta rakyat menanggung beban berat yang tidak adil,” pungkas Irwan.***

Berita Terkait

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
7 Cara Memilih Payout Service Provider Terpercaya untuk Transaksi Bisnis
Di Tengah Koreksi, Sektor Konsumsi Tetap Menjadi Primadona
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Analisis BI: Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Lebih dari 5,1 Persen
Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers
IHSG Berpeluang Tembus 8.000, CSA Index Agustus 2025 Jadi Pendorong Psikologis

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:29 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Senin, 22 September 2025 - 16:04 WIB

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Jumat, 19 September 2025 - 11:31 WIB

7 Cara Memilih Payout Service Provider Terpercaya untuk Transaksi Bisnis

Sabtu, 13 September 2025 - 17:31 WIB

Di Tengah Koreksi, Sektor Konsumsi Tetap Menjadi Primadona

Jumat, 12 September 2025 - 15:56 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB