3 Bocah SD Bermain Air, Seorang Tewas di Bendungan Sungai Bolu Ponorogo Jatim

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 24 Agustus 2022 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bocah usia sekolah dasar ditemukan tewas mengambang di sebuah bendungan sungai di Ponorogo. (Dok. BPBD Ponorogo)

Bocah usia sekolah dasar ditemukan tewas mengambang di sebuah bendungan sungai di Ponorogo. (Dok. BPBD Ponorogo)

ARAH NEWS – Seorang bocah usia sekolah dasar ditemukan tewas mengambang di sebuah bendungan sungai di Ponorogo, Jawa Timur, Selasa sore 23 Agustus 2022.

Sementara dua bocah lain teman bermain korban selamat, meski keduanya sempat turut bermain air. Keduanya lekas naik ke daratan setelah beberapa saat berendam.

Korban tewas diketahui bernama Cakra Bhirawa (11 tahun), warga Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan. Korban tercatat sebagai siswa kelas 5 sekolah dasar setempat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saksi mata di lokasi kejadian, Toni Ahmadi, menuturkan sore itu korban bermaksud berenang di Bendungan Sungai Bolu, yang tak jauh dari rumahnya.

Korban berangkat bersama dua teman sebayanya yang tinggal sekampung, Faisal dan seorang yang belum diketahui namanya, berjalan kali menuju lokasi.

“Iya, korban bersama dua teman seusianya menuju bendungan sungai itu untuk bermain air. Dimungkinkan korban tidak bisa berenang akhirnya tenggelam”, tutur Toni.

Awalnya Faisal dan seorang temannya lagi sempat turun ke air. Namun tidak berapa lama keduanya kembali naik ke daratan.

Korban langsung menyusul, untuk mencebur ke perairan bendungan sedalam kurang lebih 2 meter itu. Celakanya, ternyata korban tidak cakap berenang.

Kondisi korban sempat timbul tenggelam, melawan maut diantara kubangan air. Namun lantaran korban tidak sanggup menguasai, akhirnya tenggelam.

Kedua teman korban sebenarnya berusaha melakukan pertolongan. Dengan cara menggapai-gapai ke arah korban. Namun upaya pertolongan itu sia-sia, hingga tubuh korban ‘termakan’ air bendungan.

Pencarian jasad korban dilakukan dengan cara membuka pintu air. Hingga debit air menurun, dan muncullah jasad korban mengambang.

Warga setempat langsung bergotong royong untuk mengevakuasinya. Evakuasi dilakukan dengan berenang untuk mengangkat jasad korban.

Petugas medis Puskesmas Jenangan dan petugas kepolisian setempat, langsung melakukan pemeriksaan atas jasad korban.

Hasil pemeriksaan, sementara polisi tidak menemukan adanya tanda tanda yang mencurigakan.

“Pihak keluarga korban juga sudah menerima sebagai musibah. Keluarga korban juga tidak bersedia dilakukan autopsi atas jasad korban”, jelas polisi.

Akhirnya pihak kepolisian menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarganya, untuk segera dimakamkan. ***

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H untuk Tingkatkan Literasi Investasi
Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil
Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel
5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis
Harga Beras Tak Kunjung Turun, Program Bantuan Pangan Jadi Penyangga
GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Prabowo Amankan Pasokan Beras dengan Izin Khusus untuk Penggilingan Skala Besar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H untuk Tingkatkan Literasi Investasi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:43 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil

Minggu, 14 September 2025 - 01:05 WIB

Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel

Rabu, 3 September 2025 - 08:17 WIB

5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis

Berita Terbaru