Tunjangan Guru Masih Jadi Perdebatan, MPR Minta Tak Usah Buru-buru Bahas RUU Sisdiknas

- Pewarta

Jumat, 2 September 2022 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Dok. MPR RI)

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Dok. MPR RI)

ARAH NEWS – Ketua MPR RI Bambang Soesetyo (Bamsoet) meminta seluruh stakeholders terkait tidak terburu-buru dalam pembahasan RUU Sisdiknas.

“Guna memastikan seluruh substansi dari RUU Sisdiknas benar-benar membawa perubahan kebaikan bagi para guru dan seluruh tenaga kependidikan,” kata Bamsoet di Jakarta.

Hal tersebut merupakan salah satu poin yang menjadi sorotan Bamsoet soal RUU Sisdiknas lewat keterangan tertulisnya.

Di bawah ini adalah empat poin tanggapan Bamsoet selengkapnya, sebagai berikut:

1. Meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi/Kemdikbudristek menjelaskan bahwa RUU Sisdiknas akan mempercepat peningkatan kesejahteraan guru yang belum tersertifikasi.

2. Meminta stakeholders terkait membuka ruang dialog bersama para guru untuk membahas substansi dari RUU Sisdiknas.

Khususnya yang dinilai masih bermasalah atau menjadi polemik di kalangan guru, guna ditemukan jalan tengah dan solusi dari keluh kesah yang dialami oleh guru dari RUU Sisdiknas.

3. Meminta pemerintah, dalam hal ini Kemendikbudristek, memastikan bahwa RUU Sisdiknas dapat mengatur hak-hak dan tata kelola guru secara baik dan optimal.

4. Meminta seluruh stakeholders terkait tidak terburu-buru dalam pembahasan RUU Sisdiknas.

Guna memastikan seluruh substansi dari RUU Sisdiknas benar-benar membawa perubahan kebaikan bagi para guru dan seluruh tenaga kependidikan.***

Berita Terkait

Kasus Kegiatan Usaha Tata Niaga Komoditi Emas PT Antam Tbk, Kejaksaan Agung Periksa 4 Orang Saksi
Insiden Penembakan Menimpa Mantan Presiden AS Donald Trump, Ini Komentar Presiden Jokowi
Prabowo Subianto Didoakan agar Lancar Pimpin Bangsa Indonesia oleh Imam Besar Al Azhar Mesir
Gebyar Dies Natalis ke-16, Politeknik Negeri Indramayu Gelar Seminar Ilmiah
Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo
Kejagung Sita Aset Emas Batangan 7,7 Kg dari 6 Tersangka dalam Kasus Tata Kelola Komoditas Emas 109 Ton
Kasus Harun Masiku, KPK Tanggapi Tudingan Maladministrasi Terhadap Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Meningkatkan Potensi Pekerja Migran
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 11:00 WIB

Kasus Kegiatan Usaha Tata Niaga Komoditi Emas PT Antam Tbk, Kejaksaan Agung Periksa 4 Orang Saksi

Senin, 15 Juli 2024 - 07:23 WIB

Insiden Penembakan Menimpa Mantan Presiden AS Donald Trump, Ini Komentar Presiden Jokowi

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:32 WIB

Gebyar Dies Natalis ke-16, Politeknik Negeri Indramayu Gelar Seminar Ilmiah

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:13 WIB

Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo

Selasa, 2 Juli 2024 - 10:06 WIB

Kejagung Sita Aset Emas Batangan 7,7 Kg dari 6 Tersangka dalam Kasus Tata Kelola Komoditas Emas 109 Ton

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:11 WIB

Kasus Harun Masiku, KPK Tanggapi Tudingan Maladministrasi Terhadap Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:29 WIB

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Meningkatkan Potensi Pekerja Migran

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:10 WIB

Prabowo Subianto Tulis Artikel di Media Asing Newsweek, Sebut Kualitas Hidup Rakyat adalah Prioritas

Berita Terbaru