ARAHNEWS.COM – Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menanggapi dorongan agar partainya dikeluarkan dari koalisi dalam pemerintahan Jokowi.
Surya Paloh menegaskan bahwa partainya tidak takut untuk menghadapi fitnah dan isu miring.
“Jadi, kalau ada yang menggoda kami, ada mencoba ketangguhan, semangat, dan jiwa konsistensi Partai NasDem, ya, boleh-boleh saja, tidak apa-apa.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita adalah kita, tetapi niat baik kami tidak bisa ditawar-tawar, semangat kami, ya, itulah kami, komitmen kami,” ujarnya.
Menurut dia, perjalanan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 penuh dengan tantangan.
Ada tiga kader Partai NasDem yang menduduki jabatan di Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G. Plate.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.
Baca Juga:
Schaeffler dan VinDynamics Jalin Kemitraan Strategis untuk Mengembangkan Robot Humanoid
CATL Perkenalkan Enam Inovasi Utama, Dorong Mobilitas Energi Baru dengan Sistem Multi-Kimia
“Ada yang menyatakan betapa bodohnya NasDem menempatkan calon presiden yang tidak populer.”
“Karena dianggap membawa pikiran-pikiran yang bertentangan dengan komitmen kebangsaan, beraneka ragam.”
“Akan tetapi, saudara itulah NasDem. Sekali layar terkembang, surut kita bertandang,” kata Surya Paloh menegaskan yang disambut tepuk tangan kader NasDem.
Surya Paloh memberikan sambutan pada peluncuran program “NasDem Memanggil” di NasDem Tower, Jakarta, Senin malam, 17 Oktober 2022.***
Baca Juga:
Casio Luncurkan G-SHOCK yang Dilengkapi Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut Laut
Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.









