Menu

Mode Gelap
Kasus Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi, Polda Jatim Sita 279,45 Ton Pupuk Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi 20 Plus Media Online FSMN Siap untuk Publikasikan Aksi Korporasi dan Kegiatan Politik Anda Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun

Politik · 4 Apr 2022 14:38 WIB ·

Survei LSI: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat di Jatim, Gerindra Terbesar Ketiga


					Menteri pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo) Perbesar

Menteri pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

ARAH NEWS – Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei elektabilitas calon presiden di Provinsi Jawa Timur.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo bersaing ketat sebagai calon presiden pilihan masyarakat Jatim dalam pemilihan presiden.

Menurut dia, dalam temuan hasil survei tersebut, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersaing ketat.

Mereka adalah calon yang paling banyak dipilih masyarakat jika pemilihan presiden diadakan saat survei dilakukan.

“Dalam simulasi semi terbuka (banyak nama) dan boleh menyebutkan nama lainnya, Ganjar Pranowo dipilih oleh 22.5%, berbeda sekitar dua persen dari Prabowo Subianto yang memperoleh 20.2%.”

“Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berada di posisi ketiga (10.6%), disusul Tri Rismaharini (7.5%), dan Anies Baswedan (5.7%).”

Baca Juga:  Elektabilitas Prabowo Subianto Sudah Tembus 60 Persen dalam Simulasi Head to Head

“Sementara nama-nama lainnya lebih rendah, kurang dari 4%. Belum menjawab 7.8%,” kata Djayadi dalam keterangannya, Senin 4 April 2022.

Menurut Djayadi, ada tiga alasan utama masyarakat memilih calon presiden yaitu merakyat atau memperhatikan rakyat, tegas dan berwibawa, dan jujur/bersih dari KKN.

Prabowo Subianto dipilih terutama karena alasan tegas dan berwibawa.

Sedangkan Ganjar Pranowo dipilih karena alasan merakyat/memperhatikan rakyat.

Terkait peta pemilu legislatif (pileg) PDIP masih berada di urutan pertama di susul PKB dan Gerindra di urutan ketiga.

“Di Provinsi Jawa Timur, pada simulasi 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lainnya, PDIP 27.9% paling banyak dipilih.

Baru kemudian PKB 24.3%, Gerindra 11.3%, Demokrat 8.2%, Golkar 6.8%, partai lain lebih rendah. Belum menjawab 10.2%,” ujar Djayadi.

Sementara terkait elektabilitas calon wakil presiden, Gubernur Jawa Timur Khofifah menjadi pilihan utama masyarakat Jatim.

Baca Juga:  Lembaga Survey Point Indonesia: Publik Membutuhkan Figur Capres yang Pulihkan Ekonomi

Dalam simulasi sebelas nama calon wakil presiden, Khofifah berada diurutan pertama sebagai calon yang paling pantas menjadi wakil presiden.

Khofifah dipilih sebagai calon wakil presiden oleh 21,8% pemilih, lalu Ganjar Pranowo 14,5%, Ridwan Kamil 13,4% dan Sandiaga Uno 13,2%.

Selanjutnya adalah Anies Baswedan 10,6% dan AHY 7,5%. Nama- nama lainnya di bawah 4%.

“Posisi Khofifah tidak terlepas dari kinerjanya sebagai gubernur yang dinilai positif oleh masyarakat.”

“Tingkat kepuasan masyarakat Jawa Timur kepada sang gubernur tinggi yaitu 71,3% menyatakan puas dan 18,3% menyatakan sangat puas,” jelas Djayadi.

Merespons temuan survei ini, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Jawa Timur adalah wilayah yang sangat potensial sebagai basis kekuatan baru kemenangan Prabowo di Pilpres 2024.

Baca Juga:  Diadu Dengan Siapa Pun Prabowo menang Elektabilitas Hingga Tembus 60%

“Jawa Timur adalah wilayah yang strategis dalam peta elektoral pilpres.”

“Sebab itu Gerindra bertekad untuk menjadikan Jawa Timur sebagai basis kekuatan untuk kemenangan Prabowo presiden di 2024,” jelas Muzani.

Survei ini dilakukan pada periode 6 sampai 13 Maret 2022. Populasi survei seluruh WNI di Jawa Timur yang punya hak pilih dalam pemilihan umum.

Yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Ukuran sample sebanyak 1200 orang diambil dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) ± 2,9% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dengan asumsi simple random sampling. Sampel berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang terdistribusi secara proporsional.***

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia

9 Mei 2022 - 10:10 WIB

Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi

6 Mei 2022 - 10:36 WIB

Mengapa Jokowi Tak Shalat Bersama Menteri dan Pejabat Tinggi Lain di Masjid Istiqlal?

5 Mei 2022 - 08:08 WIB

Insya Allah 2024, Gus Dur Sempat Bilang Pak Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua

4 Mei 2022 - 23:22 WIB

Kunjungi Jatim, Prabowo Silaturahmi ke Pondok Pesantren Walisongo dan Al-Qodiri

3 Mei 2022 - 18:38 WIB

Alasan PSI Mengambil Posisi Sebagai Partai Politik yang Sering Disebut Aneh

3 Mei 2022 - 09:45 WIB

Trending di Politik