Respons Anies Usai Jokowi Tunjuk Kepala Sekretariat Presiden Jadi Penjabat Gubernur DKI

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 7 Oktober 2022 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (Dok. Presidenri.go.id)

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (Dok. Presidenri.go.id)

ARAH NEWS – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons penunjukkan Presiden Jokowi terhadap Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono sebagai Penjabat Gubernur DKI

Anies Baswedan juga telah menerima informasi dan menyampaikan ucapan selamat.

“Selamat kepada Pak Heru Budi yang mendapatkan amanat untuk menjadi penjabat di DKI Jakarta,” kata Anies ketika meluncurkan tarif integrasi di Stasiun MRT ASEAN di Jakarta, Jumat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono karena terpilih sebagai Penjabat Gubernur DKI menggantikan dirinya yang pensiun pada 16 Oktober 2022.

Anies percaya pengalaman Heru di Pemprov DKI dan pemerintah pusat menjadi bekal untuk melanjutkan estafet kepemimpinan selama dua tahun mendatang pada 2022-2024.

“Kami percaya bahwa Bapak Presiden mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi kebaikan masyarakat Jakarta,” ucapnya.

Anies bersyukur yang melanjutkan tugas sebagai pucuk pimpinan di Pemprov DKI Jakarta adalah orang yang memahami Ibu Kota.

Ia pun siap mendukung penjabat gubernur DKI untuk menjalankan tugas untuk pembangunan di Jakarta.

“Sebagai mantan gubernur, kami juga siap untuk siap untuk mendukung. Pokoknya didukung tanpa syarat, dukung total.”

“Sehingga beliau bisa menjalankan tugas di Jakarta dengan sebaik-baiknya dan masyarakat Jakarta merasakan kemajuan terus menerus,” tutur Anies.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru