Menu

Mode Gelap
Kasus Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi, Polda Jatim Sita 279,45 Ton Pupuk Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi 20 Plus Media Online FSMN Siap untuk Publikasikan Aksi Korporasi dan Kegiatan Politik Anda Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun

Politik · 30 Mar 2022 15:27 WIB ·

Rekat Indonesia Gelar Pertemuan dengan 150 Tokoh Bangsa untuk Perkuat Persatuan Umat


					Eks Menhan Ryamizard Ryacudu. (Instagram.com/@lensamuda_) Perbesar

Eks Menhan Ryamizard Ryacudu. (Instagram.com/@lensamuda_)

ARAH NEWS – Ketua Rekat Indonesia Raya, Eka Gumilar kembali bakal mengadakan silaturhami dan doa bersama kali ini akan dengan mengundang 150 tokoh Bangsa Rekat Indonesia Raya diketahui sering menggelar acara pertemuan para tokoh daerah lintas agama budaya sejak 2019 Namun sejak pandemi,acara2 rekat sangat dibatasi dan mengikuti protokol Covid dg ketat.

”Karena kita ingin negara ini lebih aman, sejuk, nyaman dan situasi nasional negara ini kondusif. Makanya kita terus jalin silaturahmi tokoh-tokoh nasional.”

Baca Juga:  Menko Polhukam Mahfud MD Minta Polda Metro Tindak Tegas Penganiaya Ade Armando

“Kita juga diskusikan masalah-masalah nasional ,dan kita berdoa bersama agar kita bersama menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa” ujar Eka kepada wartawan, Rabu, 30 Maret 2022.

Menurut Eka, 150 tokoh nasional dari berbagai pimpinan ormas dari berbagai daerah jg InsyaAllah hadir. Pertemuan bakal berlangsung Sabtu, 16 April 2023.

Tempat acara di kediaman Eks Menhan Ryamizard Ryacudu, Puri Wira Bhakti Komplek Kostrad, Bekasi, Jawa Barat.

Rencamanya akan dipandu Oleh Miing Bagito Tema yang diusung pada pertemuan nanti adalah “Jadikan Ramadhan Sebagai Momentum Untuk Merekatkan Umat.

Baca Juga:  Usulan Penundaan Pemilu 2024: Melanggar Konstitusi dan Merusak Sistem Demokrasi di Indonesia

“Mudah mudahan acara ini ikut semakin merekatkan anak bangsa,agar kita bersama menjaga Pancasila dan merawat persatuan Disampaikan Eka juga,bahwa panitya menerapkan protokol ketat.

“Kan pandemi belum berakhir. Kita ikut aturan pemerintah saja, terapkan protokol covid dan undangan dibatasi,dan yg bisa masuk yg membawa undangan fisik saja”, ucap Eka.

Lebih lanjut, Eka meminta semua pihak ikut serta menyejukan bangsa apalagi selama bulan Puasa Ramadhan.

Hal tersebut dianggap sangat penting karena buat Umat Muslim puasa Ramadhan adalah rukun Islam yang kelima.

Baca Juga:  Elektabilitas Prabowo Subianto Sudah Tembus 60 Persen dalam Simulasi Head to Head

“Mari kita junjung bersama-sama persatuan dan kesatuan bangsa. Hindari semua potensi kegaduhan. Kita bikin masyarakat sejuk, aman, nyaman dan tentram,” katanya.

Eka tidak merinci ketika ditanya siapa saja tokoh yg akan hadir dg menjawab diplomatis.

“Kami mengundang tokoh tokoh agama, tokoh nasional yg ingin indonesia lebih sejuk dan damai.”

“Rekat selalu berusaha merekatkan yg terlalu kiri,atau kanan kembali ke kiblat bangsa,” katanya.***

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Rakyat Jangan Terjebak dalam Design Fitnah dan Provokasi yang Dikelola oleh Mafia

9 Mei 2022 - 10:10 WIB

Prabowo Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Silaturahmi dengan Kyai Ahmad Saidi

6 Mei 2022 - 10:36 WIB

Mengapa Jokowi Tak Shalat Bersama Menteri dan Pejabat Tinggi Lain di Masjid Istiqlal?

5 Mei 2022 - 08:08 WIB

Insya Allah 2024, Gus Dur Sempat Bilang Pak Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua

4 Mei 2022 - 23:22 WIB

Kunjungi Jatim, Prabowo Silaturahmi ke Pondok Pesantren Walisongo dan Al-Qodiri

3 Mei 2022 - 18:38 WIB

Alasan PSI Mengambil Posisi Sebagai Partai Politik yang Sering Disebut Aneh

3 Mei 2022 - 09:45 WIB

Trending di Politik