PT Dirgantara Indonesia Siap Rakit 24 Helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk dari Perusahaan AS Lockheed Martin

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 24 Agustus 2023 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan perjanjian industri pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan perjanjian industri pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

ARAHNEWS.COM – Industri pertahanan Indonesia yang diwakili oleh PT Dirgantara Indonesia menunjukkan kesiapannya merakit 24 helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk.

Yang rencananya dibeli oleh Pemerintah Indonesia dari perusahaan asal Amerika Serikat Lockheed Martin.

PT Dirgantara Indonesia dan Lockheed Martin meneken kesepakatan awal (head of agreement) terkait rencana pengadaan 24 unit helikopter angkut serbaguna.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesepakatan itu membuka kemungkinan PT DI mendapat izin merakit sistem utama, operasi (inspection, ground and production flight testing), modifikasi, dan system upgrade.

Untuk helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk, kemudian memelihara dan merawat (MRO) helikopter tersebut di dalam negeri.

Baca artikel lainnya di sini: Menhan Prabowo Subianto Umumkan Indonesia Siap Diperkuat 24 Pesawat Tempur F-15EX Baru dari AS

Dokumen kerja sama itu ditandatangani oleh Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Gita Amperiawan dan Vice President of Global Business Development Sikorsky Lockheed Martin Jeff White.

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan langsung kesepakatan awal PT Dirgantara Indonesia dan Lockheed Martin di Washington D.C., Amerika Serikat, Rabu, 23 Agustus 2023.

Prabowo Subianto sejak awal minggu ini melawat ke Amerika Serikat menyambut baik kemitraan antara PT Dirgantara Indonesia dan Lockheed Martin, yang sejak 2015 mengakuisisi produsen helikopter Sikorsky Aircraft.

“Kerja sama ini akan dapat menambah kekuatan TNI sekaligus memperkuat industri pertahanan dalam negeri,” kata Prabowo Subianto

Prabowo Subianto menyampaikan selepas acara sebagaimana disiarkan oleh Kementerian Pertahanan RI di Jakarta.

Dalam acara itu, Menhan Prabowo didampingi oleh Wakil Menteri BUMN RI Rosan Roeslani dan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan RI Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari.

Terkait kerja sama itu, Direktur PT DI Gita Amperiawan meyakini ada nilai tambah yang bakal diperoleh Indonesia jika nantinya pembelian 24 unit helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk itu terwujud.

“Kami yakin kerja sama strategis antara PT DI dan Sikorsky ini akan menghasilkan nilai tambah yang diperoleh atas kemampuan PT DI.”

“Dalam integrasi, kustomisasi, modifikasi dan peningkatan sistem untuk penyelesaian helikopter,” tutur Gita Amperiawan sebagaimana dikutip dari siaran resmi PT Dirgantara Indonesia.

Gita Amperiawan melanjutkan kerja sama itu memungkinkan PT DI untuk melakukan MRO helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk berikut sistem dan mesinnya.

“Dengan menjadi pemasok resmi Sikorsky, PT DI juga dapat mengembangkan bisnis aerostructure-nya,” ucap Gita Amperiawan.

Sementara itu, Presiden Sikorsky Aircraft Paul Lemmo menyampaikan kerja sama itu menunjukkan komitmen dua pihak mendukung rencana pengadaan 24 unit helikopter S-70M Black Hawk dari Pemerintah Indonesia.

“Black Hawk dirancang dan dibangun dengan standar militer terberat, dan dapat dengan cepat dan andal mengirimkan personel dan pasokan.”

“Ke populasi yang tersebar secara geografis di wilayah kepulauan besar seperti Indonesia,” ujar Paul Lemmo.***

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H untuk Tingkatkan Literasi Investasi
Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil
Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel
5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis
Harga Beras Tak Kunjung Turun, Program Bantuan Pangan Jadi Penyangga
GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Prabowo Amankan Pasokan Beras dengan Izin Khusus untuk Penggilingan Skala Besar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H untuk Tingkatkan Literasi Investasi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:43 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil

Minggu, 14 September 2025 - 01:05 WIB

Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel

Rabu, 3 September 2025 - 08:17 WIB

5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis

Berita Terbaru