Presiden Jokowi Tanggapi Soal Keberadaan Syahrul Yasin Limpo yang Belum Diketahui Usai Kunjungan ke LN

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 Oktober 2023 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Facbook.com/@Syahrul Yasin Limpo)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Facbook.com/@Syahrul Yasin Limpo)

ARAHNEWS.COM – Presiden Jokowi turut merespons kabar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang hilang kontak.

Presiden Jokowi mengatakan Syahrul Yasin Limpo belum sampai ke Indonesia, ditunggu saja.

“Ya ditunggu lah. Beliau kan keluar belum sampai ke Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Jokowi bahkan menanyakan balik ke awak media terkait Syahrul Yasin Limpo yang hilang kontak.

Presiden Jokowi menyarankan dikontak, dan menanyakan balik adakah para awak media yang memiliki nomer teleponya.

Baca artikel lainnya di sini: KPK Tanggapi Soal Keberadaan Mentan Syahrul Yasin Limpo yang Belum Diketahui Usai Kunjungan ke Luar Negeri

“Siapa yang kehilangan kontak? dikontak saja, ada yang punya nomor teleponnya gak? Coba dikontak,” tambahnya.

Menanggapi apakah Presiden Jokowi mengetahui posisi Mentan, Presiden Jokowi menjawabnya urusan posisi apakah presiden harus mengetahuinya.

“Ya masa urusan sampe posisi dimana harus tau kamu gimana?” tanya Jokowi.

Presiden menyampaikan hal itu usaì Pembukaan Pameran Kerajinan terbesar di Asia Tenggara, Inacraft di Jakarta Convention Center, Rabu, 4 Oktober 2023.

Hingga saat ini Syahrul Yasin Limpo belum diketahui keberadaannya usai kunjungan kerja ke luar negeri.

Saat ini, Syahrul Yasin Limpo tengah terseret kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Sebelumnya, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat, salah satunya yaitu di Rumah dinas Syahrul Yasin Limpo pada Kamis, 28 September 2023.

KPK menemukan barang bukti berupa uang tunai puluhan miliar yang terdiri dari pecahan mata uang asing dan juga mata uang rupiah.

Selain itu, KPK juga menemukan Senjata Api (Senpi) dari penggeledahan tersebut.***

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H untuk Tingkatkan Literasi Investasi
Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil
Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel
5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis
Harga Beras Tak Kunjung Turun, Program Bantuan Pangan Jadi Penyangga
GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Prabowo Amankan Pasokan Beras dengan Izin Khusus untuk Penggilingan Skala Besar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H untuk Tingkatkan Literasi Investasi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Jemaah Haji 2026 Cukup Bayar Rp 54 Juta, Sisanya Ditanggung Dana Nilai Manfaat

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:43 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Telusuri Dana Masuk ke Keluarga Ridwan Kamil

Minggu, 14 September 2025 - 01:05 WIB

Mendagri Gerak Cepat, IPDN Kawal Keamanan Lingkungan di Sumsel

Rabu, 3 September 2025 - 08:17 WIB

5 Pesan PBB Untuk Indonesia Hadapi Aksi Protes Secara Demokratis

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB