Plang dan Spanduk Kantor Khilafatul Muslimin di Sukoharjo Jateng Diturunkan Polisi

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 11 Juni 2022 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Turunkan Plang dan Spanduk Khilafatul Muslimin. (Dok. tribratanews.polri.go.id)

Polisi Turunkan Plang dan Spanduk Khilafatul Muslimin. (Dok. tribratanews.polri.go.id)

ARAH NEWS – Polisi menurhnkan plang dan spanduk organisasi masyarakat (Ormas) Khilafatul Muslimin di Kecamatan Polokaetk, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis 9 Juni 2022.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan bahwa papan nama tersebut diturunkan setelah polisi mendatangi kantor tersebut dan menjalin audiensi dengan pengurus.

“Ini tadi kami kemudian bertemu dengan pengurusnya, kemudian pengurusnya juga dengan sukarela menurunkan terkait dengan spanduk atau papan nama di wilayah ini,” ujar Kapolres Sukoharjo kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plang tersebut bertuliskan ‘Khilafatul Muslimin Kemasulan Polokarto’.

Lokasi kantor itu terletak di Gondang RT 01/RW12, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.

Kemudian terdapat juga spanduk bertuliskan ‘Khilafatul Muslimin Kemas’ulan Polokarto Ngaturaken Sugeng Rawuh Kholifah & Amir Daulah Jawa. Silahtutahim Tahunan ing Wilayah Jawa Tengah.

Kapolres Sukoharjo menjelaskan bahwa kepolisian mendatangi kantor Khilafatul untuk mengklarifikasi kegiatan yang dilakukan oleh ormas tersebuT di wilayahnya.

Menurutnya Khilafatul Muslimin diduga melakukan kegiatan yang dapat membahayakan Ideologi Pancasila.

Sehingga pihaknya pun perlu melakukan klarifikasi terhadap pengurus.

Kegiatan tersebut, kata dia, dilakukan lantaran ada keresahan dan penolakan dari warga masyarakat terkait kegiatan keagamaan yang ada di Kabupaten Sukoharjo.

“Masyarakat sudah menyampaikan keberatan dan penolakannya.”

“Bahkan, akan melawan jika Khilafatul Muslimin tetap melakukan kegiatannya,” terang Kapolres Sukoharjo.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru