Pernyataan Soal Isu Ketidakharmonisan antara Panglima TNI dengan KSAD Undang Reaksi Publik

- Pewarta

Jumat, 9 September 2022 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman.(Twitter.com/@PendaKotaCrb)

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman.(Twitter.com/@PendaKotaCrb)

ARAH NEWS – Ketua Cendekia Muda Nusantara, Adi Baiquni mengomentari pernyataan Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon terkait isu ketidakharmonisan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman.

“Pernyataan pak Effendi Simbolon dan lainnya itu justru menyinggung perasaan rakyat Indonesia dan tentara,” ujar Adi, Jumat, 9 September 2022.

Menurut Adi, hal yang sampaikan Effendi Simblon tersebut terkesan provokasi, tidak produktif dan tidak edukatif.

Politisi dari Fraksi PDI-Perjuangan tersebut, menurut Adi, seharusnya lebih fokus berbicara soal kebijakan, bukan mengumbar isu pribadi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenerannya.

“Komentar Effendi Simbolon dan yang lain itu juga sangat tendensius, tidak boleh ikut campur terlalu jauh. Biacaralah soal kebijakan.”

“Kalau menyorot yang spesifik, urusan personal yang di dalam, tidak penting diungkapkan ke publik. Itu tidak positif, tidak produktif, dan tidak edukatif,” katanya.

Adi kemudian meminta Effendi Simbolon dan pihak-pihak lain setop memprovokasi dan mendiskreditkan TNI. Masih banyak kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan negara yang perlu disorot.

“DPR jangan menyampaikan hal-hal yang tdk edukatif dan produktif karena ada banyak hal terkait kebijakan yang jauh lebih besar dikomentari,” pinta Adi.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini juga menegaskan bahwa jika terjadi perbedaan pendapat antara Panglima dan KSAD hal itu merupakan yang wajar di alam demokrasi. Adi mencontohkan perbedaan pendapat di partai politik.

“Jangankan lintas partai, internal partai saja satu sama lain tidak sependapat. Kalau mengungkap isu-isu privasi justru menyesatkan publik,” tukas mantan Wakil Ketua Umum DPP KNPI Periode 2018-2022 ini.

Adi lantas meminta Panglima Andika dan KSAD Dudung fokus bekerja dan membuat terobosan-terobosan baru, sehingga TNI menjadi institusi yang tangguh dalam menjaga pertahanan dan keamanan Indonesia.

“Saya kira Panglima dan KSAD adalah orang-orang yang bijaksana, dan keduanya menjadi inspirasi buat rakyat Indonesia, khususnya anak-anak muda. Baik pak Andika maupun pak Dudung memberikan inspirasi nyata untuk generasi muda,” pungkas Adi.

Panglima Andika dan KSAD Dudung sudah membantah tuduhan Effendi Simbolon. Hubungan keduanya tidak masalah dan memastikan seluruh matra di TNI solid.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Kasus Kegiatan Usaha Tata Niaga Komoditi Emas PT Antam Tbk, Kejaksaan Agung Periksa 4 Orang Saksi
Insiden Penembakan Menimpa Mantan Presiden AS Donald Trump, Ini Komentar Presiden Jokowi
Prabowo Subianto Didoakan agar Lancar Pimpin Bangsa Indonesia oleh Imam Besar Al Azhar Mesir
Gebyar Dies Natalis ke-16, Politeknik Negeri Indramayu Gelar Seminar Ilmiah
Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo
Kejagung Sita Aset Emas Batangan 7,7 Kg dari 6 Tersangka dalam Kasus Tata Kelola Komoditas Emas 109 Ton
Kasus Harun Masiku, KPK Tanggapi Tudingan Maladministrasi Terhadap Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Meningkatkan Potensi Pekerja Migran
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 11:00 WIB

Kasus Kegiatan Usaha Tata Niaga Komoditi Emas PT Antam Tbk, Kejaksaan Agung Periksa 4 Orang Saksi

Senin, 15 Juli 2024 - 07:23 WIB

Insiden Penembakan Menimpa Mantan Presiden AS Donald Trump, Ini Komentar Presiden Jokowi

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:32 WIB

Gebyar Dies Natalis ke-16, Politeknik Negeri Indramayu Gelar Seminar Ilmiah

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:13 WIB

Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo

Selasa, 2 Juli 2024 - 10:06 WIB

Kejagung Sita Aset Emas Batangan 7,7 Kg dari 6 Tersangka dalam Kasus Tata Kelola Komoditas Emas 109 Ton

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:11 WIB

Kasus Harun Masiku, KPK Tanggapi Tudingan Maladministrasi Terhadap Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:29 WIB

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Meningkatkan Potensi Pekerja Migran

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:10 WIB

Prabowo Subianto Tulis Artikel di Media Asing Newsweek, Sebut Kualitas Hidup Rakyat adalah Prioritas

Berita Terbaru