Perindo Berpeluang Besar Masuk Parlemen di Pemilu 2024, Salah Satunya Karena Masuknya Figur Baru

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 30 Desember 2022 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hary Tanoesoedibjo dan TGB Muhammad Zainul Majdi. (Instagram.com/@hary.tanoesoedibjo)

Hary Tanoesoedibjo dan TGB Muhammad Zainul Majdi. (Instagram.com/@hary.tanoesoedibjo)

ARAHNEWS.COM – Analis politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Power Ikhwan Arif menakar akan ada wajah baru di parlemen 2024.

Partai Perindo punya peluang besar di 2024, dengan catatan mesin partai politik non-parlemen harus bekerja lebih keras, meskipun relatif kecil untuk lolos dalam Pemilu 2024.

Perindo sudah mulai berbenah, mulai dari infrastruktur politik maupun program kerja yang terus disosialisasikan melalui tokoh politik populer dan dikenal oleh publik.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, ada juga figur-figur baru di Perindo, seperti Tuanku Guru Bajang, Mantan Komisioner KPU Ferry Rizky, dan tidak menutup kemungkinan masih ada kader partai politik lain yang tertarik bergabung” ujar Ikhwan

Lebih lanjut Ikhwan mengatakan pendekatan politik yang selama ini dibangun partai Perindo, sudah menunjukkan hilal Perindo kemungkinan besar masuk ke parlemen.

Terlebih ketika Presiden Jokowi menghadiri acara ulang tahun parpol tersebut.

Momentum tersebut sangat penting dan menandakan partai Perindo siap bertarung dengan partai besar lainnya.

Menurut Ikhwan salah satu faktor yang menghambat partai non-parlemen yaitu faktor ambang batas yang mencapai 4 persen.

“Meskipun ambang batas parlemen yang cukup besar 4 persen, tantangan tersebut bisa dimanfaatkan partai Perindo dengan terus melakukan pendekatan ke arus bawah.”

“Misalnya menggencarkan program berbasis perekonomian yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan pokok rakyat” ungkap Ikhwan.

“Rotasi partai politik di Pemilu 2024 sangat memungkinkan, peluang tersebut kemungkinan bisa ditembus partai non-parlemen jika partai parlemen gagal dalam Pemilu 2024,” ungkap Ikhwan.

Kemudian menurut Ikhwan partai non-parlemen seperti Perindo bisa saja menggeser posisi partai politik parlemen.

Jika cerug suara pemilih partai parlemen terkikis dan bergeser ke pemilih partai non-parlemen.

Ia menakar Perindo bisa memanfaatkan waktu yang cukup panjang untuk melakukan sosialisasi yang cukup lama untuk membangun kembali basis suara yang sudah ada.

“Partai non-parlemen berkemungkinan lolos di Pemilu 2024 tetap ada. Salah satunya adalah partai Perindo,” pungkasnya.

Ikhwan menilai Perindo memiliki infrastruktur politik yang sudah bekerja dan dikelola dengan baik oleh partai sendiri atau kader-kader yang terpilih di pemilu legislatif daerah pada Pemilu 2019.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru