Pemerintah Harus Temukan Pihak yang Paling Bertanggung Jawab pada Kasus gagal Ginjal

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 24 Oktober 2022 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil penelitian ada tiga zat kimia berbahaya yang ditemukan pada obat sirop yang dikonsumsi oleh pasien anak. (Pexels.com/Cottonbro)

Hasil penelitian ada tiga zat kimia berbahaya yang ditemukan pada obat sirop yang dikonsumsi oleh pasien anak. (Pexels.com/Cottonbro)

ARAHNEWS.COM – Pemerintah didesak mencari pihak yang paling bertanggung jawab atas berbagai kasus gagal ginjal pada anak.

Investigasi mendalam juga harus dilakukan untuk mengetahui kandungan berlebih etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) pada obat sirup yang diduga menjadi penyebab gangguan ginjal akut pada anak yang beredar di masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengatakan ini dalam keterangan tertulisnya, Minggu 23 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah harus melakukan investigasi mendalam untuk mencari pihak yang bertanggung jawab atas kandungan EG dan DEG yang berlebihan pada obat sirup anak,” ujar Handoyo.

Handoyo melanjutkan bahwa pemerintah harus memastikan penyebab kandungan zat berbahaya yang terdapat pada obat sirup anak. Penyebabnya harus ditelusuri, apakah karena kelalaian, ketidaksengajaan, ketidaktaatan mengikuti prosedur, atau perubahan bahan baku.

Sebagai contoh, pihak produsen melakukan perubahan bahan baku obat, tapi tidak melaporkannya pada otoritas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Penyebabnya harus ditelusuri. Jika ada pihak yang bersalah, baik dari sisi administrasi maupun hukum, harus diberikan sanksi yang tegas,” katanya.

Pemerintah perlu memberikan santunan kepada keluarga korban serta menanggung biaya perawatan bagi anak-anak yang saat ini masih dirawat.

Handoyo mengusulkan, setelah diketahui penyebab penyakit gagal ginjal akut, pemerintah perlu membuka seterang-terangnya perusahaan serta obat-obatan yang mengandung zat kimia berbahaya itu.

“Saya kira pemerintah perlu membuka perusahaan serta obat-obatan yang mengandung zat berbahaya tersebut. Termasuk, peran instansi terkait yang melakukan pengawasan. Masyarakat perlu mengetahui hal ini agar mereka bisa paham dan tidak ada lagi kepanikan,” tutur Handoyo.

Di sisi lain, Handoyo meyakini bahwa horor penyakit gangguan ginjal akut misterius pada anak-anak perlu ditangani dengan baik.

Hal tersebut untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat karena Kementerian Kesehatan, BPOM, serta Ikatan Dokter Anak yang berkolaborasi telah mengetahui penyebab utama penyakit yang tingkat kematiannya mencapai 55 persen ini.

“Kami berduka atas jatuhnya korban. Namun, di sisi lain, kami juga berterimakasih kepada pemerintah atas kerja kerasnya, mulai sejak awal ditemukan penyakit gagal ginjal pada anak sampai menemukan titik terang penyebab penyakit ini.”

“Kami mengapresiasi kerja keras mereka, terlebih sudah ada obat yang didatangkan dari Singapura,” ujarnya. ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

NobiPlay: Gerakan Sinema Baru dari Anak Muda Indonesia untuk Dunia
Tetap Terkoneksi di Luar Negeri dengan Mudah Pakai Paket Roaming XL
Hand Sanitizer Atau Sabun? Data Ungkap Solusi Kebersihan Paling Efektif
4 Bahan Alami Terjangkau: Madu, Minyak Kelapa, Gula, Mentimun Redam Gelapnya Bibir
Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC
Keunggulan XL PRIO Pass Roaming: Harga Terjangkau dan Jangkauan Luas
Fitur AI Canggih di ASUS ZenBook S 14 OLED (UX5406) Copilot+ PC yang Wajib Anda Ketahui
Berapa Harga Catokan Remington S3500? Simak Keunggulannya dan Manfaatnya di Sini!

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:50 WIB

NobiPlay: Gerakan Sinema Baru dari Anak Muda Indonesia untuk Dunia

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:57 WIB

Tetap Terkoneksi di Luar Negeri dengan Mudah Pakai Paket Roaming XL

Senin, 8 September 2025 - 07:49 WIB

Hand Sanitizer Atau Sabun? Data Ungkap Solusi Kebersihan Paling Efektif

Senin, 8 September 2025 - 07:21 WIB

4 Bahan Alami Terjangkau: Madu, Minyak Kelapa, Gula, Mentimun Redam Gelapnya Bibir

Kamis, 8 Mei 2025 - 10:59 WIB

Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB