Nasdem Ungkap Alasan Surya Paloh Tak Hadiri Pertemuan Parpol Koalisi Pengusung Pemerintahan Jokowi

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 4 Mei 2023 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Plate. (Dok. Kominfo.go.id)

Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Plate. (Dok. Kominfo.go.id)

ARAHNEWS.COM – Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate menjelaskan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tidak menghadiri pertemuan partai politik koalisi pengusung pemerintahan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa 2 Mei 2023  malam, karena sedang berada di luar negeri.

“Pak Surya Paloh di luar negeri, baru sampai kemarin siang, baru balik,” kata Plate kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 5 Mei 2023.

Kendati demikian, Johnny mengaku tidak tahu apakah Surya Paloh diundang oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca artikel menarik lainnya di sini: Reformasi KUR Berpotensi Mempercepat Graduasi UMKM Naik Kelas

Johnny mengatakan pada saat pertemuan parpol koalisi tersebut, dirinya sedang berada di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, untuk melakukan pengecekan kesiapan KTT ASEAN ke-42.

Di sisi lain, Johnny menegaskan kembali komitmen Nasdem yang akan terus bersama Presiden Jokowi hingga masa jabatannya habis, meskipun Nasdem telah mengumumkan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk Pemilu 2024.

“Komitmen Nasdem yang tidak tergoyahkan dari awal itu adalah komitmen kami bersama-sama Pak Jokowi dari tahun 2014, tahun 2019, dan komitmennya bersama Pak Jokowi sampai selesai masa tugasnya dengan baik,” katanya.

“Itu komitmen Nasdem, kita tidak akan geser dari sana. Setelah 2024 ke sana, itu kan lain soal,” ujar Johnny menambahkan.

Pria yang juga menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika itu turut merespons anggapan bahwa Nasdem tidak kompak dengan parpol koalisi pendukung Jokowi karena mendeklarasikan Anies sebagai bakal calon presiden.

Menurut Johnny, hal itu wajar sebagai sebuah dinamika politik. “Kalau soal anggap menganggap itu namanya dinamika politik, yang penting komitmennya,” imbuh Johnny.

Sebelumnya, pada Selasa (2/5) malam, Presiden Jokowi mengundang jajaran petinggi parpol koalisi pemerintah melakukan pertemuan di Istana Merdeka.

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Plt. Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru