Nahdlatul Ulama adalah Pilar Stabilitas Negara, Kata Prabowo Saat Bicara di Kongres Fatayat NU

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 16 Juli 2022 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan kongres salah satu badan otonom di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Pembukaan kongres salah satu badan otonom di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

ARAH NEWS – Ada momen menarik saat Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto berbicara pada pembukaan kongres salah satu badan otonom di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), Fatayat NU yang ke-XVI di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 15 Juli 2022.

Prabowo sempat mengaku dirinya grogi berbicara di depan para perempuan-perempuan NU.

“Saya agak grogi menghadapi banyak emak-emak di sini karena kita tahu sebenernya yang berkuasa di negeri ini. Yang berkuasa itu adalah emak-emak,” kata Prabowo diikuti tawa dari para audiens.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo melanjutkan sebagai tentara, ia menyadari sekali pentingnya peran perempuan baik bagi bangsa dan negara maupun keluarga.

“Saya dulu tentara. Kalau kita kapten, istri kita mayor. Kalo kita jenderal bintang dua, istri itu bintang tiga,” ucap Prabowo berseloroh.

Grogi karena harus berbicara di depan para perempuan Fatayat NU, Prabowo mengatakan dirinya pun membawa beberapa rekan jenderal purnawirawan untuk menemaninya.

“Karena grogi saya undang beberapa jenderal di sini untuk menemani saya,” kata Prabowo.

Prabowo mengajak beberapa rekannya, di antaranya Marsekal TNI (Purn.) Imam Sufaat, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, dan lainnya. “Ini alasan saya ajak mereka karena sebenernya saya gemeter juga berdiri di sini,” ujarnya.

Prabowo dalam acara tersebut mengatakan bahwa perempuan berperan penting atas keselamatan bangsa Indonesia, juga kaum ibu yang menghasilkan generasi penerus bangsa.

“Kalau perempuan Indonesia lemah berarti anak-anak yang dilahirkan akan lemah, generasi penerus kita akan lemah, dan bangsa kita akan lemah,” kata Prabowo.

Prabowo pun mengucapkan selamat berkongres kepada Fatayat NU dan berharap kongres tersebut dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik yang penting bagi bangsa dan negara.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ
Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik
Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan
Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Tanggapi Isu Tentang Resufle Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Tanggapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:38 WIB

Strategi Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Korporasi Kasus Tol MBZ

Senin, 21 Juli 2025 - 14:12 WIB

Vonis Tom Lembong Dinilai Tak Adil, Reformasi Hukum Jadi Tuntutan Publik

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:42 WIB

Kasus Ijazah Jokowi, TPUA Minta Polisi Tingkatkan ke Penyidikan

Senin, 26 Mei 2025 - 08:47 WIB

Puan Maharani Tagih Jawaban Aparat Soal Intimidasi ke Mahasiswa UII

Berita Terbaru